
Jakarta
(ANTARA)
–
Setyo
Budiyanto,
Inspektur
Jenderal
Kementerian
Pertanian
yang
telah
resmi
disetujui
oleh
DPR
RI
menjabat
Ketua
KPK
periode
2024-2029.
Harta
kekayaannya
pun
menjadi
perhatian
publik
sebagai
pimpinan
baru
lembaga
antirasuah
tersebut.
Setyo
Budiyanto
merupakan
seorang
perwira
tinggi
Polri,
lulusan
Akademi
Kepolisian
(Akpol)
tahun
1989.
Ia
pun
memiliki
jejak
karir
mentereng
di
kepolisian.
Beberapa
kali
Setyo
pernah
memimpin
di
berbagai
wilayah,
terutama
bagian
timur
Indonesia,
seperti
menjadi
Kapolda
Sulawesi
Utara,
Kapolda
Nusa
Tenggara
Timur,
Kapolres
Biak
Numfor,
Kapolres
Teluk
Wondama,
dan
lainnya.
Baca
juga:
Ketua
KPK
terpilih
sebut
OTT
akan
tetap
dipertahankan
Kemudian,
Setyo
beralih
karir
ke
KPK.
Ia
pun
kerap
dipercaya
mengisi
berbagai
posisi
untuk
membongkar
korupsi
yakni
sebagai
Direktur
Penyidikan
KPK,
Koordinator
Supervisi
Kedeputian
Penindakan
KPK,
dan
Koordinator
Wilayah
III
KPK
sekaligus
Pelaksana
Tugas
Dirdik
KPK.
Setelah
melalui
uji
kelayakan
dan
kepatutan
(fit
and
proper
test)
hingga
sistem
voting,
dengan
memperoleh
suara
45
suara
dari
48
anggota
Komisi
III,
Setyo
terpilih
sebagai
Ketua
KPK
periode
2024-2029
dan
disetujui
oleh
DPR
RI.
Sebagai
Ketua
KPK
terpilih,
Setyo
tetap
mempertahankan
adanya
Operasi
Tangkap
Tangan
(OTT)
karena
merupakan
salah
satu
strategi
ampuh
dalam
memberantas
korupsi.
Ia
berharap
dalam
koordinasinya,
KPK
dapat
mengungkap
korupsi
tingkat
yang
lebih
besar.
Baca
juga:
Profil
Setyo
Budiyanto,
jenderal
polri
yang
jadi
ketua
KPK
2024-2029
Harta
kekayaan
Setyo
Budiyanto
Ketua
KPK
2024-2029
Berdasarkan
data
LHKPN
(Laporan
Harta
Kekayaan
Penyelenggara
Negara)
milik
Setyo,
total
harta
kekayaannya
mencapai
Rp9.611.000.000
atau
Rp9,6
miliar
yang
bersih
dari
beban
hutang.
Laporan
tersebut
disampaikan
pada
1
April
2024
periodik
2024,
yang
status
jabatannya
masih
sebagai
Inspektur
Jenderal
di
Kementerian
Pertanian.
Harta
kekayaannya
meliputi
berbagai
aset,
antara
lain
memiliki
tiga
tanah
dan
bangunan
dengan
jumlah
nilai
Rp7,6
miliar
di
wilayah
Tangerang
Selatan,
Makassar,
dan
Bogor.
Lalu,
Setyo
memiliki
empat
alat
transportasi
dan
mesin
seharga
Rp946
juta.
Sedangkan
aset
lainnya
yakni
harta
bergerak
yang
mencapai
Rp360
juta
dan
kas
atau
setara
kas
senilai
Rp705
juta.
Untuk
nilai
kekayaan
seperti
surat
berharga
bahkan
hutang,
tidak
ada
catatan
dalam
laporan
LHKPN
tersebut.
Baca
juga:
Setyo
Budiyanto
tunggu
informasi
pelantikan
dari
Sekjen
KPK
Untuk
selengkapnya,
berikut
adalah
rincian
dari
harta
kekayaan
milik
Setyo
Budiyanto,
Ketua
KPK
terpilih
periode
2024-2029.
1.
Tanah
dan
bangunan:
Rp7.600.000.000
-
Tanah
dan
bangunan
seluas
310
m2/243
m2
di
Kab
/
Kota
Tangerang
Selatan,
hasil
sendiri
Rp5.500.000.000 -
Tanah
dan
bangunan
seluas
135
m2/156
m2
di
Kab
/
Kota
Kota
Makassar,
hasil
sendiri
Rp1.700.000.000 -
Tanah
seluas
2219
m2
di
Kab
/
Kota
Bogor,
hasil
sendiri
Rp400.000.000
2.
Alat
transportasi
dan
mesin:
Rp946.000.000
-
Lainnya,
Sepeda
RB
tahun
2020,
hasil
sendiri
Rp15.000.000 -
Motor,
Piaggio
Vespa
tahun
2016,
hasil
sendiri
Rp21.000.000 -
Lainnya,
Trek
RB
tahun
2022,
hasil
sendiri
Rp35.000.000 -
Mobil,
Toyota
LX
tahun
2012,
hasil
sendiri
Rp875.000.000
3.
Harta
bergerak
lainnya:
Rp360.000.000
4.
Surat
berharga:
Rp.
0
5.
Kas
dan
setara
kas:
Rp705.000.000
6.
Harta
lainnya:
Rp.
0
7.
Hutang:
Rp.
0
Total
harta
kekayaan
(harta-hutang):
Rp9.611.000.000
Baca
juga:
Anggota
DPR:
Setyo
Budiyanto
dipilih
jadi
Ketua
KPK
karena
rekam
jejak
Baca
juga:
Komisi
III
DPR
setujui
Setyo
Budiyanto
jadi
Ketua
KPK
2024-2029
Pewarta:
Putri
Atika
Chairulia
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2024