
Jakarta
(ANTARA)
–
Tentara
Nasional
Indonesia
atau
TNI
berperan
sebagai
alat
pertahanan
Negara
Indonesia,
menjadi
salah
satu
kekuatan
utama
sistem
pertahanan
dan
keamanan
rakyat
semesta
(Sishankamrata).
Dalam
menjalankan
tugasnya
tersebut,
TNI
mengoptimalkannya
melalui
pembinaan
teritorial
(Binter)
dilaksanakan
untuk
membantu
pemerintah
dalam
menyiapkan
kekuatan
pertahanan
matra
darat
yang
meliputi
wilayah
pertahanan
dan
kekuatan
pendukungnya,
serta
terwujudnya
kemanunggalan
TNI
dan
Rakyat,
sebagai
salah
satu
tugas
pokok
TNI
AD.
Melalui
fungsi
pembinaan
teritorial
membina
potensi
geografi,
demografi
dan
kondisi
sosial
sebagai
upaya
pengelolaan
pertahanan
di
daerah
melalui
pendekatan
atau
metode
pembinaan
dari
aspek
komunikasi
sosial,
ketahanan
wilayah,
dan
bakti
TNI.
Untuk
menjalankan
operasionalnya
secara
efektif,
TNI
membentuk
satuan
komando
teritorial,
yaitu
terdiri
dari
Kodam,
Korem,
Kodim
dan
Koramil
hingga
Babinsa.
Berikut
mengenal
nama
satuan
komando
teritorial
TNI
dari
Kodam
hingga
Babinsa:
Kodam
Kodam
atau
Komando
Daerah
Militer
(Kodam)
merupakan
komando
utama
pembinaan
dan
operasional
kewilayahan
TNI,
bagian
dari
Markas
Besar
TNI
AD.
Kodam
dipimpin
oleh
seorang
Panglima
Kodam
atau
disingkat
Pangdam
yang
berpangkat
Mayor
Jenderal
(Mayjen
TNI)
yang
berkedudukan
di
bawah
dan
bertanggung
jawab
kepada
Panglima
TNI.
Kodam
sebagai
kompartemen
strategis
yang
memiliki
tugas
pokok
menyelenggarakan
pembinaan
kesiapan
operasional
atas
segenap
komandonya
dan
operasi
pertahanan
aktif
di
darat
sesuai
kebijakan
Panglima
TNI.
Kodam
memiliki
beberapa
kekuatan
terdiri
dari
Komando
Resor
Militer
(Korem),
Komando
Distrik
Militer
(Kodim),
Komando
Rayon
Militer
(Koramil),
Bintara
Pembina
Desa
(Babinsa).
Kodam
juga
bertugas
menyelenggarakan
pendidikan
pengembangan
tingkat
Tamtama
dan
Bintara
yang
operasionalnya
dilaksanakan
oleh
Resimen
Induk
Daerah
Militer
(Rindam).
Kodam
menjadi
salah
satu
bagian
penting
TNI
dalam
membantu
untuk
menjaga
keamanan
dan
pertahanan
negara.
Hingga
saat
ini
terdapat
15
Komando
Daerah
Militer
(Kodam)
yang
tersebar
di
seluruh
wilayah
Indonesia.
Korem
Korem
atau
Komando
Resort
Militer
merupakan
satuan
teritorial
yang
berada
di
bawah
Komando
Daerah
Militer
(Kodam).
Korem
dipimpin
oleh
Komandan
Resort
Militer
atau
disebut
Dandrem
dengan
pangkat
Brigjen
(Brigadir
Jenderal)
TNI
untuk
tipe
A
dan
Kolonel
untuk
tipe
B.
Korem
membawahi
beberapa
Kodim
dan
satu
batalyon
infanteri
serta
tim
intel
yang
berkedudukan
di
Kotamadya
atau
Kabupaten
dalam
satu
Provinsi.
Penentuan
banyak
dan
tidaknya
Korem
dalam
suatu
Kodam,
tergantung
dari
keadaan
intensitas
keamanan
kewilayahannya.
Korem
mempunyai
tugas
pokok
menyelenggarakan
pembinaan
kemampuan,
kekuatan
dan
pembinaan
teritorial
dalam
rangka
menyiapkan
pertahanan
dan
menjaga
keamanan
wilayah
Korem
demi
mendukung
tugas
pokok
Kodam
di
wilayahnya.
Kodim
Kodim
atau
Komando
Distrik
Militer
(Kodim)
merupakan
satuan
komando
pelaksana
bersifat
kewilayahan
yang
berkedudukan
langsung
dibawah
Komando
Resor
Militer
(Korem).
Kodim
berkedudukan
di
setiap
daerah
tingkat
II
yaitu
di
Kotamadya
ataupun
Kabupaten
yang
dipimpin
oleh
Komandan
Distrik
Militer
yang
biasa
disebut
Dandim
dengan
pangkat
Kolonel
dan
Letnan
Kolonel
(Letkol).
Kodim
memiliki
tugas
pokok
pokok
menyelenggarakan
pembinaan
teritorial
untuk
menyiapkan
wilayah
pertahanan
dan
menjaga
keamanan
wilayahnya,
meliputi
pembinaan
kesiapan,
pembinaan
keamanan
daerah,
bantuan
administrasi,
dan
tugas-tugas
lain
yang
mendukung
tugas
Korem.
Koramil
Koramil
atau
Komando
Rayon
Militer
merupakan
satuan
teritorial
TNI
yang
berada
di
tingkat
kecamatan
berada
di
bawah
kendali
langsung
Komando
Distrik
Militer
(Kodim).
Koramil
dipimpin
oleh
Komandan
Rayon
Militer
atau
Danramil
dengan
pangkat
Mayor
(Koramil
Tipe
A)
dan
Kapten
(Koramil
Tipe
B).
Koramil
bertugas
menyelenggarakan
pembinaan
teritorial
untuk
menyiapkan
wilayah
pertahanan
meliputi
pembinaan
geografis,
demografis
dan
kondisi
sosial
di
daerahnya
untuk
kepentingan
pertahanan
keamanan
negara
(Hankamneg),
serta
dalam
rangka
mendukung
tugas
pokok
Kodim.
Babinsa
Babinsa
singkatan
dari
Bintara
Pembina
Desa
merupakan
satuan
teritorial
TNI
sebagai
perwakilan
militer
di
wilayah
desa
atau
kelurahan.
Babinsa
sebagai
kesatuan
prajurit
TNI
yang
bersingunggan
langsung
dengan
masyarakat.
Ada
tiga
jenis
Babinsa,
yaitu
Babinsa
TNI
AD
(Bintara
Pembina
Desa),
Babinsa
TNI
AL
(Bintara
Pembina
Samudera)
dan
Babinsa
TNI
AU
(Bintara
Pembina
Angkasa).
Babinsa
berada
di
bawah
Komando
Rayon
Militer,
bagian
dari
Komando
Distrik
Militer
dan
Komando
Resor
Militer,
yang
menginduk
pada
Komando
Daerah
Militer.
Babinsa
biasanya
dijabat
oleh
Bintara
atau
Tamtama
TNI
berpangkat
Kopral
Satu
hingga
Sersan
Mayor
di
Koramil,
Pos
TNI
AL,
atau
Pos
TNI
AU.
Babinsa
bertanggung
jawab
kepada
Danramil/Danposal/Danposau.
Tugas
Babinsa
meliputi
membantu
memelihara
keamanan
dan
ketertiban
di
lingkungan
masyarakat,
hingga
mengembangkan
potensi
nasional
di
wilayah
kerjanya.
Hal
ini
meliputi
banyak
sekali
aspek,
yaitu
aspek
SDM,
SDA,
sarana-prasarana
dan
infrastruktur
di
wilayah
binaannya.
Baca
juga:
Polri
dalam
arsitektur
negara
demokrasi
modern
Baca
juga:
Sejarah
ABRI,
bergabungnya
TNI
dan
Polri
Baca
juga:
Sejarah
TNI
beserta
kepangkatannya
dari
tertinggi
hingga
terendah
Pewarta:
Sri
Dewi
Larasati
Editor:
Alviansyah
Pasaribu
Copyright
©
ANTARA
2024