
Jakarta
(ANTARA)
–
Menteri
Pariwisata
Widiyanti
Putri
Wardhana
telah
melaporkan
harta
kekayaannya
sebagai
pejabat
negara
dan
Komisi
Pemberantasan
Korupsi
(KPK)
juga
telah
merilis
laporan
itu
ke
publik.
Widiyanti,
yang
dilantik
menjadi
Menpar
pada
21
Oktober
2024
bersama
menteri-menteri
lain
dalam
Kabinet
Merah
Putih
periode
2024-2029,
memiliki
latar
belakang
sebagai
pengusaha.
Ia
termasuk
tokoh
pendiri
PT
Teladan
Resource,
perusahaan
sektor
agribisnis,
energi,
industri,
properti,
dan
media.
Berada
di
Teladan
Group,
Widiyanti
pernah
menduduki
jabatan
strategis
yakni
sebagai
direktur
(2012-2012)
dan
komisaris
(2021)
di
PT
Teladan
Prima
Agro
(TPA).
Kemudian,
ia
terpilih
menjabat
Chief
Operating
Officer
(COO)
di
PT
Teladan
Resources.
Selain
berada
di
dunia
bisnis,
Widiyanti
juga
aktif
dan
berperan
penting
dalam
organisasi
sosial.
Ia
merupakan
Ketua
Yayasan
Teladan
Utama,
Pengawas
Yayasan
Kawula
Madani,
dan
Sekretaris
Jenderal
Yayasan
Jantung
Indonesia
(2018-2024).
Wanita
kelahiran
Singapura
ini
merupakan
lulusan
Pepperdine
University,
Malibu,
California,
Amerika
Serikat
tahun
1993
dengan
memperoleh
gelar
Bachelor
of
Science
in
Business
Administration.
Baca
juga:
Pelaporan
LHKPN
Kabinet
Merah
Putih
capai
81
persen
Harta
kekayaan
Widiyanti
Putri
Wardhana
Menteri
Pariwisata
Para
penjabat
negara
wajib
melaporkan
harta
kekayaannya
terhadap
KPK.
Berdasarkan
data
Laporan
Harta
Kekayaan
Penyelenggara
Negara
(LHKPN),
Widiyanti
tercatat
memiliki
total
harta
kekayaan
mencapai
Rp5.435.833.014.169
atau
Rp5,4
triliun.
Harta
kekayaannya
meliputi
berbagai
aset,
diantaranya
memiliki
tujuh
tanah
dan
bangunan
yang
berada
di
wilayah
Jakarta
Selatan
senilai
Rp152
miliar
dan
tujuh
unit
mobil
dengan
total
nilai
Rp19
miliar.
Kemudian,
sumber
kekayaan
lain
Widiyanti
yakni
memiliki
harta
bergerak
senilai
Rp43
miliar,
total
surat
berharga
sebesar
Rp5,07
triliun,
kas
atau
setara
kas
sebesar
Rp67
miliar,
dan
harta
lainnya
mencapai
Rp77
miliar.
Sementara
dalam
LHKPN,
Widiyanti
tercatat
tidak
memiliki
hutang.
Untuk
selengkapnya,
berikut
adalah
rincian
harta
kekayaan
Widiyanti
Putri
Wardhana
Menteri
Pariwisata
menurut
LHKPN
yang
dirilis
oleh
KPK.
1.
Tanah
dan
bangunan:
Rp152.028.275.000
-
Tanah
dan
bangunan
seluas
3630
m2/3068
m2
di
Kab
/
Kota
Kota
Jakarta
Selatan,
hasil
sendiri
Rp68.153.450.000 -
Tanah
dan
bangunan
seluas
1150
m2/48
m2
di
Kab
/
Kota
Kota
Jakarta
Selatan,
hasil
sendiri
Rp18.752.250.000 -
Tanah
dan
bangunan
seluas
474
m2/10
m2
di
Kab
/
Kota
Kota
Jakarta
Selatan,
hasil
sendiri
Rp7.688.470.000 -
Bangunan
seluas
328
m2
di
Kab
/
Kota
Kota
Jakarta
Selatan,
hasil
sendiri
Rp4.406.720.000 -
Tanah
dan
bangunan
seluas
847
m2/326
m2
di
Kab
/
Kota
Kota
Jakarta
Selatan,
hasil
sendiri
Rp14.539.035.000 -
Tanah
dan
bangunan
seluas
1340
m2/300
m2
di
Kab
/
Kota
Kota
Jakarta
Selatan,
hasil
sendiri
Rp22.577.700.000 -
Tanah
dan
bangunan
seluas
980
m2/30
m2
di
Kab
/
Kota
Kota
Jakarta
Selatan,
hasil
sendiri
Rp15.910.650.000.
Baca
juga:
Harta
kekayaan
eks
kader
PDIP
Effendi
Simbolon
berdasarkan
LHKPN
2.
Alat
transportasi
dan
mesin:
Rp19.463.000.000
-
Mobil,
Mercedes
Benz
S63
tahun
2014,
hasil
sendiri
Rp2.964.000.000 -
Mobil,
Toyota
Vellfire
3.5
AT
tahun
2011,
hasil
sendiri
Rp506.000.000 -
Mobil,
Bentley
Continental
GT
tahun
2011,
hasil
sendiri
Rp2.879.000.000 -
Mobil,
Land
Rover
Range
Rover
5.0
Autobiography
A/T
tahun
2013,
hasil
sendiri
Rp2.387.000.000 -
Mobil,
Bentley
Flying
Spur
W12
tahun
2022,
hasil
sendiri
Rp4.577.000.000 -
Mobil,
Lexus
LM350H
tahun
2024,
hasil
sendiri
Rp2.500.000.000 -
Mobil,
Lexus
LS500H
tahun
2024,
hasil
sendiri
Rp3.650.000.000
3.
Harta
bergerak
lainnya:
Rp.
43.814.169.039
4.
Surat
berharga:
Rp.
5.075.638.855.071
5.
Kas
dan
setara
kas:
Rp.
67.168.797.235
6.
Harta
lainnya:
Rp.
77.719.917.824
7.
Hutang:
–
Total
harta
kekayaan
(Harta-Hutang):
Rp5.435.833.014.169
Baca
juga:
Harta
kekayaan
Satryo
Brodjonegoro
Mendiktisaintek
menurut
LHKPN
Baca
juga:
Harta
kekayaan
Ahok
berdasarkan
LHKPN
Pewarta:
Putri
Atika
Chairulia
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025