Jakarta
(ANTARA)

Selama
ini
banyak
orang
mengira
Dolar
Amerika
Serikat
(USD)
merupakan
mata
uang
terkuat
di
dunia
karena
sering
dijadikan
acuan
transaksi
internasional.
Namun
faktanya,
posisi
dolar
bukanlah
yang
tertinggi
bila
diukur
dari
nilai
tukarnya
terhadap
mata
uang
negara
lain.

Tinggi
rendahnya
nilai
mata
uang
suatu
negara
dipengaruhi
oleh
sejumlah
faktor,
di
antaranya
keseimbangan
antara
penawaran
dan
permintaan.
Jika
permintaan
suatu
mata
uang
lebih
besar
dari
pasokan,
maka
nilainya
akan
menguat.

Sebaliknya,
jika
pasokan
melebihi
permintaan,
nilai
tukarnya
dapat
melemah.
Faktor
lain
seperti
neraca
perdagangan,
kebijakan
suku
bunga,
stabilitas
politik,
serta
kondisi
ekonomi
suatu
negara
juga
berkontribusi
signifikan.

Berikut
ini
daftar
10
mata
uang
terkuat
di
dunia
berdasarkan
nilai
tukar
terhadap
Dolar
Amerika
Serikat
(USD)
dan
Rupiah
Indonesia
(IDR).


1.
Dinar
Kuwait
(KWD)
​​​​​

Dinar
Kuwait
menduduki
posisi
pertama
sebagai
mata
uang
dengan
nilai
tukar
tertinggi
di
dunia.
Satu
Dinar
Kuwait
setara
dengan
US$3,27
atau
sekitar
Rp53.051,24.
Negara
kaya
minyak
ini
memiliki
kebijakan
ekonomi
yang
relatif
stabil,
didukung
oleh
ekspor
minyak
bumi
sebagai
sumber
pendapatan
utama.



Baca
juga:

BI
siap
jaga
rupiah
di
level
Rp16.100-
Rp16.500
per
dolar
AS
pada
2025


2.
Dinar
Bahrain
(BHD)

Di
posisi
kedua
ada
Dinar
Bahrain
dengan
nilai
tukar
sekitar
US$2,65
atau
Rp42.992,08
per
satuan.
Bahrain
juga
merupakan
negara
Timur
Tengah
yang
mengandalkan
sektor
energi
sebagai
penopang
utama
perekonomiannya.


3.
Riyal
Oman
(OMR)

Riyal
Oman
menempati
peringkat
ketiga
dengan
nilai
tukar
US$2,60
atau
sekitar
Rp42.093,57
per
satuan.
Stabilitas
ekonomi
dan
kebijakan
moneter
yang
ketat
membuat
mata
uang
Oman
tetap
kuat
di
pasar
internasional.


4.
Dinar
Yordania
(JOD)

Selanjutnya,
Dinar
Yordania
memiliki
nilai
tukar
US$1,41
atau
sekitar
Rp22.856,15
per
satuan.
Walaupun
bukan
negara
penghasil
minyak
utama,
Yordania
mampu
menjaga
kestabilan
nilai
tukar
mata
uangnya
melalui
kebijakan
fiskal
dan
moneter
yang
konservatif.


5.
Poundsterling
Inggris
(GBP)

Poundsterling
merupakan
mata
uang
tertua
yang
masih
digunakan
hingga
saat
ini.
Mata
uang
Inggris
Raya
ini
memiliki
nilai
tukar
US$1,36
atau
setara
Rp22.003,10
per
satuan.
Inggris
dikenal
dengan
ekonomi
yang
kuat
dan
stabil,
serta
pusat
keuangan
internasional
di
London.


6.
Franc
Swiss
(CHF)

Franc
Swiss
memiliki
reputasi
sebagai
mata
uang
safe
haven
”.
Nilai
tukarnya
mencapai
US$1,25
atau
sekitar
Rp20.318,47
per
satuan.
Stabilitas
ekonomi,
perbankan
yang
kuat,
dan
kebijakan
netralitas
politik
membuat
mata
uang
Swiss
menjadi
salah
satu
yang
paling
dihargai
di
dunia.


7.
Dolar
Kepulauan
Cayman
(KYD)

Dolar
Cayman
Islands
menempati
posisi
ketujuh
dengan
nilai
tukar
sekitar
US$1,22
atau
Rp19.762,18
per
satuan.
Kepulauan
Cayman
dikenal
sebagai
pusat
keuangan
lepas
pantai
yang
penting
di
kawasan
Karibia.



Baca
juga:

Sisi
baik
menyimpan
dolar
di
tengah
memanasnya
konflik
Iran-Israel


8.
Euro
(EUR)

Euro
adalah
mata
uang
resmi
Uni
Eropa
yang
digunakan
oleh
19
negara
anggota
Zona
Euro.
Satu
Euro
setara
dengan
US$1,17
atau
sekitar
Rp19.007,65
per
satuan.
Euro
menjadi
salah
satu
mata
uang
paling
berpengaruh
dalam
perdagangan
internasional.


9.
Dolar
Amerika
Serikat
(USD)

Dolar
AS
menduduki
posisi
kesembilan
dengan
nilai
tukar
Rp16.205,01
per
satuan.
Meskipun
nilainya
tidak
tertinggi,
USD
tetap
menjadi
mata
uang
cadangan
global
dan
acuan
utama
dalam
transaksi
keuangan
internasional.


10.
Dolar
Kanada
(CAD)

Dolar
Kanada
berada
di
posisi
kesepuluh
dengan
nilai
tukar
US$0,73
atau
sekitar
Rp11.869,60
per
satuan.
Stabilitas
ekonomi
Kanada
serta
kekayaan
sumber
daya
alamnya
mendukung
nilai
tukar
dolar
Kanada
di
pasar
dunia.

Melihat
daftar
tersebut,
nilai
tukar
Rupiah
Indonesia
masih
jauh
di
bawah
mata
uang-mata
uang
di
atas.
Salah
satu
cara
untuk
meningkatkan
nilai
tukar
Rupiah
adalah
dengan
memperkuat
perekonomian
nasional.
Langkah
nyata
yang
dapat
dilakukan
masyarakat
adalah
mencintai
dan
membeli
produk-produk
lokal,
sehingga
roda
ekonomi
dalam
negeri
terus
bergerak.

*Nilai
kurs
diambil
per
tanggal
8
Juli
2025
(nilai
tukar
dapat
berubah-ubah
setiap
waktunya,
tergantung
pada
kurs
global)



Baca
juga:

BI
sebut
rupiah
cenderung
menguat
dibandingkan
mata
uang
negara
lain

Pewarta:
Raihan
Fadilah
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025

Dilarang
keras
mengambil
konten,
melakukan
crawling
atau
pengindeksan
otomatis
untuk
AI
di
situs
web
ini
tanpa
izin
tertulis
dari
Kantor
Berita
ANTARA.

Source