
Penjualan
mobil
Tesla
di
Inggris
meningkat
bulan
lalu,
kata
sebuah
badan
industri
pada
hari
Rabu
(5/3),
mengimbangi
penurunan
di
negara-negara
lain
di
Eropa
yang
oleh
beberapa
analis
dikaitkan
dengan
kedekatan
bos
perusahaan
itu,
Elon
Musk,
dengan
Presiden
Donald
Trump.
Hampir
4.000
mobil
listrik
Tesla
baru
beredar
di
jalanan
Inggris
pada
bulan
Februari,
naik
hampir
21
persen
dibandingkan
tahun
sebelumnya,
menurut
Asosiasi
Produsen
dan
Pedagang
Motor
(SMMT).
Hal
ini
sangat
kontras
dengan
Uni
Eropa,
di
mana
penjualan
Tesla
turun
hampir
setengahnya
pada
bulan
Januari,
menurut
data
terbaru.
Jerman
pada
hari
Rabu
mencatat
penurunan
tajam
dalam
penjualan
Tesla
untuk
bulan
Februari,
turun
lebih
dari
76
persen
dibanding
periode
yang
sama
tahun
sebelumnya.
Musk
secara
vokal
mendukung
partai
berhaluan
kanan
AfD
selama
kampanye
pemilu
baru-baru
ini
di
Jerman.
Dukungannya
membuat
marah
banyak
warga
Jerman.
Di
Inggris,
penjualan
keseluruhan
kendaraan
listrik
meningkat
tajam
pada
bulan
Februari,
kata
SMMT,
menjelang
diberlakukannya
pajak
atas
mobil
yang
dijual
dengan
harga
lebih
dari
$50.000
pada
bulan
April.
“Peningkatan
penjualan
Tesla
berada
di
bawah
peningkatan
penjualan
merek
lain,
hal
ini
menunjukkan
bahwa
komentar
dan
tindakan
Musk
yang
sangat
memecah
belah
mungkin
masih
berdampak
di
Inggris,”
kata
dosen
Birmingham
Business
School,
David
Bailey,
kepada
AFP.
[ab/lt]