Koalisi
geng
yang
berpengaruh
telah
melancarkan
serangan
baru
di
ibu
kota
Haiti,
Rabu
(12/3).
Aksi
mereka
mendorong
puluhan
keluarga
lari
meninggalkan
rumah-rumah
mereka.

Pihak
berwenang
mengevakuasi
para
siswa
di
sebuah
sekolah
Katolik
di
Port-au-Prince
bagian
barat
saat
baku
tembak
hebat
terus
berlanjut
di
daerah
dekat
Hotel
Oloffson
yang
terkenal,
yang
sering
dikunjungi
para
selebriti
internasional
pada
tahun
1970-an
dan
1980-an.

Sementara
itu,
seruan-seruan
minta
tolong
muncul
di
media
sosial
untuk
sekelompok
pastor
yang
terjebak
di
dalam
sebuah
gereja
di
lingkungan
Carrefour-Feuilles,
yang
mengalami
banyak
serangan
oleh
koalisi
geng
Viv
Ansanm
yang
dimulai
Selasa
malam.

“Mereka
berusaha
untuk
menguasai
lebih
banyak
wilayah,
tetapi
polisi
ada
di
sana,
memastikan
itu
tidak
terjadi,”
kata
Lionel
Lazarre,
wakil
juru
bicara
Kepolisian
Nasional
Haiti,
pada
konferensi
pers.

Dia
mengatakan
polisi
memiliki
rencana
baru
untuk
memerangi
geng
yang
telah
menguasai
85%
ibu
kota
Haiti
tersebut,
tetapi
menolak
untuk
memberikan
rincian,
dengan
alasan
keamanan.

Lazarre
mencatat
bahwa
polisi
baru-baru
ini
menyita
10.000
peluru,
senjata,
dan
narkoba
dari
sebuah
minibus
di
kota
Mirebalais,
timur
laut
Port-au-Prince.
Ia
mengatakan
dua
dari
empat
orang
yang
membawa
amunisi
itu
dihakimi
massa
pada
hari
Minggu,
sementara
yang
lainnya
melarikan
diri.

Serangan
terbaru
terjadi
beberapa
hari
setelah
William
O’Neill,
pakar
PBB
urusan
HAM
di
Haiti,
mengunjungi
negara
Karibia
yang
sedang
dilanda
masalah
itu.

“Risiko
ibu
kota
jatuh
di
bawah
kendali
geng
sangat
nyata,”
kata
O’Neill
pada
hari
Selasa,
bahkan
saat
polisi
Haiti
bekerja
sama
dengan
misi
yang
didukung
PBB
yang
dipimpin
oleh
polisi
Kenya
untuk
membantu
meredakan
kekerasan
geng.

O’Neill
dan
yang
lainnya
telah
menyerukan
penguatan
misi
tersebut,
yang
menurut
AS
kekurangan
dana
dan
personel.

Tahun
lalu,
lebih
dari
5.600
orang
dilaporkan
tewas
di
seluruh
Haiti.
Kekerasan
geng
telah
menyebabkan
lebih
dari
satu
juta
orang
kehilangan
tempat
tinggal
dalam
beberapa
tahun
terakhir.

[ab/lt]

Source