Makkah,
26
Juni
2025

Saudi
National
Hospital
(SNH)
Abeer
Medical
Group
secara
khusus
menyampaikan
apresiasi
tinggi
atas
dedikasi
dan
profesionalisme
Tim
Klinik
Kesehatan
Haji
Indonesia
(KKHI)
Daerah
Kerja
Makkah
dalam
berkolaborasi
memberikan
pelayanan
kesehatan
terbaik
bagi
jemaah
haji
Indonesia.

Direktur
Utama
SNH
Dr.
Faheem
memberi
apresiasi
kepada
Tim
KKHI
Makkah.
Pihak
rumah
sakit
menyoroti
efektivitas
koordinasi,
kecepatan
respons,
dan
kepedulian
yang
ditunjukkan
oleh
Tim
KKHI
Makkah
dalam
menangani
jemaah
haji
yang
membutuhkan
perawatan
kesehatan
lanjutan.

“Kami
sangat
terkesan
dengan
kerja
sama
tim
KKHI
yang
terorganisir
dan
mengikuti
aturan
yang
berlaku
di
negara
ini.
Kalian
semua
profesional
dan
berpengalaman
dalam
menangani
serta
mendampingi
para
pasien
jemaah
Indonesia,”
ujar
Dr.
Faheem.

Ia
juga
mengucapkan
terima
kasih
atas
koordinasi
yang
baik
dan
respons
cepat
antara
SNH
dan
KKHI
Makkah.

“Secara
umum,
kita
semua
sudah
bekerja
sama
dengan
baik.
Di
sisi
lain,
kami
juga
berterima
kasih
kepada
penanggung
jawab
visitasi
RS,
dr.
Yudha,
yang
responsif
dan
kolaboratif
dengan
pihak
kami,”
tuturnya.

Pada
kesempatan
yang
sama,
dr.
Mohammad
Imran,
MKM,
Kepala
Bidang
Kesehatan
PPIH
Arab
Saudi,
turut
menyampaikan
terima
kasih
kepada
SNH
atas
sinergi
yang
terjalin
dengan
KKHI
Makkah.

“Kami
berterima
kasih
kepada
pihak
RS
SNH
atas
kerja
sama
yang
solid
ini
dalam
upaya
supervisi,
membantu
proses
perizinan
KKHI
Makkah,
dan
berkoordinasi
untuk
pelayanan
kesehatan
rujukan
jemaah
haji
Indonesia,”
ungkap
dr.
Imran.

Adapun
data
gabungan
Tim
KKHI
Makkah
dan
SNH
mencatat
bahwa
terdapat
sekitar
700
pasien
jemaah
haji
Indonesia
yang
diterima
di
IGD
SNH,
dengan
lebih
dari
460
orang
di
antaranya
menjalani
perawatan.

Menurut
penanggung
jawab
Tim
Visitasi
RS
Arab
Saudi
Daker
Makkah,
dr.
Yudha
Mathan
Sakti,
Sp.OT(K),
SNH
telah
melakukan
tindakan
perawatan
lanjutan
terhadap
lebih
dari
150
jemaah
haji
Indonesia.

“Terdapat
sekitar
150
pasien
yang
menjalani
tindakan
perawatan
tingkat
lanjut
di
SNH
ini.
Dominan
kasus
meliputi
penyakit
jantung,
infeksi
saluran
napas
(ISPA
dan
pneumonia),
patah
tulang,
serta
penanganan
pasien
gawat
di
ICU,”
beber
dr.
Yudha.

Kerja
sama
yang
harmonis
ini
tidak
hanya
memperlancar
proses
administrasi
dan
penanganan
medis,
tetapi
juga
memberikan
rasa
aman
dan
nyaman
bagi
jemaah
haji
Indonesia
yang
sedang
sakit
di
Tanah
Suci.
Mereka
merasa
tidak
sendiri
dan
mendapatkan
perhatian
penuh
dari
tim
kesehatan
Indonesia
dan
Arab
Saudi.

Berita
ini
disiarkan
oleh
Biro
Komunikasi
dan
Informasi
Publik,
Kementerian
Kesehatan
RI.
Untuk
informasi
lebih
lanjut,
dapat
menghubungi
Halo
Kemenkes
melalui
hotline
1500-567,
SMS
081281562620,
atau
email

[email protected]
.
(DH/DD)

Kepala
Biro
Komunikasi
dan
Informasi
Publik

Aji
Muhawarman,
ST,
MKM

Sumber Berita