
Madinah,
6
Mei
2025
Pelayanan
kefarmasian
merupakan
salah
satu
komponen
krusial
dalam
penyelenggaraan
kesehatan
jemaah
haji,
mencakup
pengelolaan
obat
dan
perbekalan
kesehatan,
serta
pelayanan
farmasi
klinik
yang
mendukung
keberhasilan
ibadah
para
jemaah.
Direktur
Pengelolaan
dan
Pelayanan
Farmasi,
Kementerian
Kesehatan
RI,
Agusdini
Banun
Saptaningsih,
menegaskan
pentingnya
perencanaan
yang
cermat
dalam
penyediaan
obat
dan
perbekalan
kesehatan,
dengan
mempertimbangkan
kuota
jemaah
dan
kebijakan
dari
pemerintah
Arab
Saudi.
“Tahun
ini
ada
221
ribu
jemaah
yang
diberangkatkan.
Maka,
pengadaan
perbekalan
kesehatan
dihitung
berdasarkan
metode
perencanaan
kombinasi,
yaitu
pola
konsumsi
dan
riwayat
epidemiologi
penyakit
jemaah
di
tahun-tahun
sebelumnya,
serta
mempertimbangkan
sisa
stok
tahun
lalu,”
ujar
Agusdini,
yang
akrab
disapa
Dini,
saat
meninjau
pelayanan
di
KKHI
Madinah,
Senin
(5/5).
Dini
juga
memastikan
bahwa
seluruh
obat
dan
perbekalan
kesehatan
yang
disiapkan
pemerintah
telah
terjamin
mutu,
khasiat,
dan
keamanannya,
sehingga
jemaah
tidak
perlu
merasa
khawatir.
Lebih
lanjut,
ia
menyoroti
pentingnya
edukasi
kesehatan
oleh
para
petugas,
khususnya
dalam
pelayanan
kefarmasian
klinik.
Salah
satu
bentuk
edukasi
yang
diusung
adalah
melalui
Gerakan
Mosaik
Bosku,
yang
bertujuan
meningkatkan
kesadaran
jemaah
dalam
menjaga
kesehatan
selama
beribadah.
Gerakan
Mosaik
Bosku
terdiri
atas:
–
Mosaik
(Minum
Oralit
Setiap
Hari
agar
Ibadah
Khusyuk),
untuk
menjaga
kecukupan
cairan
dan
elektrolit
serta
mencegah
dehidrasi.
–
Bosku
(Bawa
Obat
di
Saku),
untuk
memastikan
konsumsi
obat
rutin,
terutama
bagi
jemaah
dengan
penyakit
kronis,
agar
tetap
stabil
saat
di
Arafah,
Muzdalifah,
dan
Mina
(Armuzna).
Gerakan
ini
juga
merupakan
bentuk
nyata
kepedulian
Kementerian
Kesehatan
dalam
menjaga
kebugaran
jemaah
dan
mendukung
kekhusyukan
ibadah
mereka
selama
di
Tanah
Suci.
Berita
ini
disiarkan
oleh
Biro
Komunikasi
dan
Informasi
Publik,
Kementerian
Kesehatan
RI.
Untuk
informasi
lebih
lanjut,
dapat
menghubungi
Halo
Kemenkes
melalui
hotline
1500-567,
SMS
081281562620,
atau
email
[email protected].
(DH/SK)
Kepala
Biro
Komunikasi
dan
Informasi
Publik
Aji
Muhawarman,
ST,
MKM