
Bali,
5
Desember
2024
Hubungan
antara
Kementerian
Kesehatan
(Kemenkes)
RI
dan
Global
Alliance
for
Vaccines
and
Immunization
(GAVI)
dipastikan
akan
terus
berlanjut
dan
berkembang.
Dengan
kemampuan
produksi
vaksin
yang
mumpuni,
Indonesia
tetap
menjadi
mitra
strategi
bagi
GAVI
dalam
mendukung
upaya
imunisasi
global.
Hal
ini
ditegaskan
oleh
Chief
Engagement
&
Information
Officer
GAVI
Pascal
Barollier
dalam
GAVI
Board
Meeting
pada
hari
terakhir
di
Bali,
Kamis
(5/12).
GAVI
Board
Meeting
rutin
diadakan
dua
kali
setahun,
yakni
di
Jenewa
dan
di
negara
pelaksana.
GAVI
Board
Meeting
kali
ini
berlangsung
di
Bali,
Indonesia.
Barollier
mengatakan
fokus
utama
pembahasan
adalah
evaluasi
kemitraan
22
tahun
antara
Indonesia
dan
GAVI.
Kemitraan
ini
dinilai
berhasil
membawa
Indonesia
bertransisi
dari
negara
penerima
dukungan
vaksin
menjadi
negara
yang
sepenuhnya
membiayai
sendiri
program
vaksinasinya.
“Gavi
menganggap
Indonesia
sebagai
salah
satu
kisah
sukses
dalam
pelaksanaannya,”
ujar
Barollier.
Dalam
pertemuan
ini,
lanjutnya,
sejumlah
keputusan
penting
diambil,
termasuk
terkait
pendanaan
program
vaksin
dan
penguatan
sistem
kesehatan.
Keputusan
tersebut
menjadi
landasan
untuk
membentuk
masa
depan
imunisasi
serta
memperkuat
kesehatan
masyarakat.
Selain
diskusi,
delegasi
GAVI
juga
melakukan
kunjungan
lapangan
ke
Posyandu,
Puskesmas,
dan
sekolah.
Kunjungan
ini
menunjukkan
implementasi
pendidikan
imunisasi
di
lapangan,
di
mana
anak-anak
diedukasi
tentang
pentingnya
imunisasi.
Pertemuan
ini
juga
menyoroti
peran
GAVI
sebagai
kemitraan
publik
–
swasta,
di
mana
kolaborasi
sektor
publik
dan
swasta
berkontribusi
dalam
melindungi
masyarakat
dari
penyakit
yang
dapat
dicegah
dengan
vaksinasi.
“Ke
depan,
strategi
kemitraan
antara
GAVI
dan
Indonesia
diharapkan
dapat
terus
memberikan
manfaat
yang
signifikan
bagi
kesehatan
masyarakat,
baik
di
tingkat
nasional
maupun
regional,”
ucap
Barollier.
Berita
ini
disiarkan
oleh
Biro
Komunikasi
dan
Pelayanan
Publik,
Kementerian
Kesehatan
RI.
Untuk
informasi
lebih
lanjut
dapat
menghubungi
nomor
hotline
Halo
Kemenkes
melalui
nomor
hotline
1500-567,
SMS
081281562620
dan
alamat
email
kontak@kemkes.go.id.
(D2)
Kepala
Biro
Komunikasi
dan
Pelayanan
Publik
Aji
Muhawarman,
ST,
MKM