
Jakarta
(ANTARA)
–
Merawat
mobil
secara
rutin
memang
penting
untuk
menjaga
performa
dan
usia
kendaraan
tetap
optimal.
Namun,
sering
kali
biaya
servis
menjadi
beban
tersendiri
bagi
pemilik
kendaraan,
terutama
jika
dilakukan
di
bengkel
resmi
atau
ketika
kerusakan
sudah
parah.
Padahal,
dengan
kebiasaan
yang
tepat
dan
perencanaan
yang
baik,
biaya
servis
mobil
bisa
ditekan
tanpa
harus
mengorbankan
kualitas
perawatan.
Menghemat
biaya
servis
bukan
berarti
mengabaikan
perawatan,
melainkan
lebih
pada
bagaimana
kita
bisa
menjaga
kondisi
mobil
agar
tidak
cepat
rusak
dan
tidak
perlu
bolak-balik
ke
bengkel.
Berikut
ini
adalah
berbagai
cara
sederhana
namun
efektif
yang
bisa
Anda
terapkan
untuk
menghemat
biaya
servis
mobil,
melansir
berbagai
sumber.
Baca
juga:
5
bagian
mobil
yang
wajib
dirawat
secara
rutin
Cara
menghemat
biaya
servis
mobil
1.
Utamakan
bengkel
resmi
Supaya
pengeluaran
untuk
perawatan
mobil
tetap
efisien,
sebaiknya
serahkan
kendaraan
Anda
ke
bengkel
resmi
yang
sudah
terpercaya.
Meski
biaya
servis-nya
mungkin
sedikit
lebih
mahal,
kualitas
pengerjaan-nya
biasanya
sebanding.
Di
bengkel
resmi,
teknisi
umumnya
sudah
terlatih
dan
memahami
karakteristik
mobil
sesuai
standar
pabrikan,
sehingga
potensi
kesalahan
lebih
kecil.
Selain
itu,
mereka
juga
selalu
menggunakan
suku
cadang
orisinal
yang
dijamin
kompatibel
dan
tahan
lama.
Bandingkan
jika
Anda
pergi
ke
bengkel
tidak
resmi
biayanya
mungkin
lebih
murah,
tapi
risikonya
bisa
lebih
besar,
mulai
dari
suku
cadang
palsu
hingga
hasil
kerja
yang
kurang
memuaskan,
yang
pada
akhirnya
malah
membuat
Anda
harus
bolak-balik
servis
dan
mengeluarkan
biaya
lebih
besar.
2.
Gunakan
asuransi
mobil
yang
tepat
Memiliki
asuransi
kendaraan
bisa
jadi
solusi
cerdas
untuk
menekan
biaya
perbaikan,
terutama
jika
sewaktu-waktu
terjadi
kerusakan
atau
kecelakaan.
Namun,
penting
untuk
memilih
produk
asuransi
yang
benar-benar
sesuai
kebutuhan.
Perhatikan
apa
saja
cakupan
perlindungannya
dan
bandingkan
dengan
premi
yang
harus
dibayar.
Asuransi
yang
baik
biasanya
tak
hanya
melindungi
dari
risiko
besar,
tapi
juga
memberikan
kemudahan
dalam
hal
perawatan
dan
klaim.
Idealnya,
pilih
asuransi
yang
proses
klaim-nya
cepat
dan
tidak
berbelit
agar
Anda
tidak
kerepotan
di
kemudian
hari.
Baca
juga:
8
tanda
mobil
harus
diservis
segera
agar
tidak
rusak
parah
3.
Hindari
menunda
servis
Salah
satu
kesalahan
yang
sering
dilakukan
pemilik
mobil
adalah
menunda-nunda
servis
karena
merasa
belum
terlalu
perlu.
Padahal,
semakin
lama
perawatan
ditunda,
kerusakan
bisa
bertambah
parah
dan
biaya
perbaikan-nya
pun
jadi
lebih
besar.
Lakukan
pengecekan
rutin
agar
kondisi
mobil
selalu
terpantau.
Bila
ada
tanda-tanda
kerusakan
kecil,
segera
tangani
sebelum
berkembang
jadi
masalah
besar.
Servis
tepat
waktu
justru
bisa
membantu
Anda
menghemat
lebih
banyak
dalam
jangka
panjang,
karena
mencegah
kerusakan
menyebar
ke
komponen
lain
yang
lebih
mahal.
4.
Gunakan
promo
dan
paket
perawatan
Tidak
sedikit
bengkel
yang
menyediakan
penawaran
khusus
berupa
promo
atau
paket
servis
hemat
yang
dapat
membantu
menekan
pengeluaran
untuk
perawatan
mobil.
Biasanya,
paket
ini
mencakup
layanan
dasar
seperti
penggantian
oli,
pengecekan
mesin,
dan
sistem
kelistrikan
dengan
harga
yang
lebih
ramah
di
kantong.
Promo
semacam
ini
umumnya
hadir
pada
momen-momen
tertentu
seperti
akhir
tahun
atau
saat
libur
nasional.
Beberapa
bengkel
juga
memiliki
program
keanggotaan
atau
loyalitas
pelanggan,
di
mana
Anda
bisa
memperoleh
harga
spesial
untuk
servis
berkala
atau
bahkan
menikmati
pengecekan
gratis.
5.
Kuasai
perawatan
dasar
di
rumah
Ada
sejumlah
perawatan
mobil
sederhana
yang
sebenarnya
bisa
Anda
lakukan
sendiri
di
rumah
tanpa
bantuan
teknisi.
Dengan
memahami
dasar-dasar
perawatan
ini,
Anda
bisa
menekan
biaya
servis
rutin
secara
signifikan.
Misalnya,
memeriksa
tekanan
angin
pada
ban,
mengganti
karet
wiper,
atau
membersihkan
filter
udara
merupakan
hal-hal
mudah
yang
bisa
dilakukan
secara
mandiri.
Tekanan
ban
yang
tidak
sesuai
bisa
menyebabkan
boros
bahan
bakar
dan
mempercepat
kerusakan
ban.
Oleh
karena
itu,
rutin
mengecek
tekanan
ban
bisa
menjadi
langkah
kecil
yang
berdampak
besar.
Begitu
juga
dengan
mengganti
wiper,
cukup
dengan
membeli
produk
baru
dan
mengikuti
petunjuk
pemasangannya,
Anda
sudah
bisa
menghemat
kunjungan
ke
bengkel.
Baca
juga:
Komponen-komponen
yang
perlu
diperiksa
setelah
kendaraan
dipakai
mudik
Pewarta:
Sean
Anggiatheda
Sitorus
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025