
Jakarta
(ANTARA)
–
Mayor
Jenderal
(Mayjen)
TNI
Jamalulael
resmi
diangkat
sebagai
Panglima
Komando
Daerah
Militer
(Pangdam)
XII/Tanjungpura
(Tpr),
menggantikan
posisi
yang
sebelumnya
dipegang
oleh
Mayjen
TNI
Iwan
Setiawan.
Pengangkatan
ini
merupakan
bagian
dari
mutasi
pejabat
di
tubuh
Tentara
Nasional
Indonesia.
Mutasi
tersebut
diumumkan
oleh
Panglima
TNI
Jenderal
Agus
Subiyanto,
melalui
Surat
Keputusan
(SK)
Nomor
KEP/1545/XII/2024
yang
dikeluarkan
pada
Jumat
(6/12).
Keputusan
tersebut
menandai
perubahan
penting
dalam
struktur
komando
militer
di
daerah
tersebut.
Sebelumnya,
Mayjen
TNI
Jamaluael
menjabat
sebagai
Asisten
Logistik
(Aslog)
Panglima
TNI.
Posisi
tersebut
kini
diambil
alih
oleh
Mayjen
TNI
Candra
Wijaya,
yang
sebelumnya
menjabat
sebagai
Pangdam
XIII/Merdeka
(Mdk).
Sementara
itu,
Mayjen
TNI
Suhardi,
yang
sebelumnya
menjabat
sebagai
Dankoopssus
TNI,
kini
ditunjuk
sebagai
Pangdam
XIII/Mdk.
Profil
Mayjen
TNI
Jamaluael
Mayjen
TNI
Jamalulael
yang
lahir
pada
10
September
1968,
merupakan
perwira
tinggi
TNI
Angkatan
Darat
yang
sejak
6
Desember
2024
menjabat
sebagai
Panglima
Komando
Daerah
Militer
XII/Tanjungpura
(Tpr).
Dirinya
juga
merupakan
lulusan
Akademi
Militer
1991
yang
memiliki
keahlian
di
bidang
Korps
Zeni
dan
sebelumnya
menjabat
sebagai
Asisten
Logistik
(Aslog)
Panglima
TNI
dengan
pangkat
bintang
dua.
Mayjen
TNI
Jamalulael
menempuh
pendidikan
umum
di
SD
Negeri
Serua
1
Depok,
SMP
Negeri
87
Pondok
Pinang,
dan
SMA
Negeri
34
Jakarta.
Setelah
itu,
ia
melanjutkan
pendidikan
tinggi
dan
meraih
gelar
S1
serta
S2.
Di
bidang
militer,
Jamalulael
adalah
lulusan
Akademi
Militer
1991
dan
telah
mengikuti
berbagai
pendidikan
lanjutan,
seperti
Susarcab
Zeni
(1991),
Suslapa
I
(1996),
Suslapa
II
(2000),
Seskoad
(2005),
dan
Sesko
TNI
(2015).
Ia
juga
mengikuti
Dikbangspes,
Suspa
Konstruksi,
Suspa
Jihandak,
dan
Suspa
Destruksi.
Mayjen
TNI
Jamalulael
memulai
karier
militernya
sebagai
Danton
Yonzipur
8/SMG
Kodam
VII/Wirabuana
pada
1991.
Ia
kemudian
menjabat
berbagai
posisi
penting,
seperti
Pasi
4/Log
dan
Danki
Bantuan
Yonzipur
8/SMG
Kodam
VII/Wirabuana
pada
1996
dan
1998.
Selain
itu,
ia
juga
pernah
menjabat
sebagai
Kasimin
Pusdikzi
Kodiklatad
pada
2000
hingga
2002
dan
Dandenzipur
8/Gawi
Manuntung
Kodam
VI/Tanjungpura
pada
2002
hingga
2005.
Setelah
itu,
Jamalulael
menempati
sejumlah
jabatan
strategis,
di
antaranya
Kabagnikzi
Subditbintiknikzi
Ditziad
pada
2005
hingga
2008,
Pabandya-2/Lan
Spaban
III/Faskon
Slogad
pada
2009
hingga
2011,
serta
Pabandya-1/Dadagri
Spaban
V/Dalada
Slogad
pada
2011
hingga
2013.
Dirinya
juga
pernah
menjabat
sebagai
Kabalakada
Ditziad
pada
2013
hingga
2014,
Kazidam
V/Brawijaya
pada
2015
hingga
2016,
dan
Aslog
Kasdam
V/Brawijaya
pada
2016
hingga
2017.
Selanjutnya,
Mayjen
TNI
Jamalulael
menduduki
jabatan
Danpusdik
Zeni
Kodiklatad
pada
2017
hingga
2018,
Dandenma
Mabesad
pada
2018
hingga
2020,
dan
Dirum
Pusziad
pada
2020
hingga
2021.
Pada
periode
2021
hingga
2023,
ia
menjabat
sebagai
Kadislaikad
dan
Kapusada
TNI
pada
2023
hingga
2024.
Ia
juga
dilantik
sebagai
Pa
Sahli
TK
III
Kasad
Bidang
Intekmil
Dan
Siber
pada
2024.
Sebelum
akhirnya
diangkat
sebagai
Pangdam
XII/Tanjungpura
pada
6
Desember
2024,
Mayjen
TNI
Jamalulael
menjabat
sebagai
Aslog
Panglima
TNI.
Pengangkatannya
sebagai
Pangdam
XII/Tanjungpura
menandai
puncak
dari
perjalanan
karier
militer
yang
panjang
dan
penuh
prestasi.
Baca
juga:
Terpopuler,
Panglima
TNI
lakukan
mutasi
hingga
Rusia
tawarkan
suaka
Baca
juga:
Profil
Letjen
TNI
Mohammad
Fadjar
yang
ditunjuk
sebagai
Pangkostrad
Baca
juga:
Atase
pertahanan
RI
di
11
negara
berganti,
beberapa
berlatar
BAIS
Pewarta:
M.
Hilal
Eka
Saputra
Harahap
Editor:
Alviansyah
Pasaribu
Copyright
©
ANTARA
2024