
Jakarta
(ANTARA)
–
Mayjen
Achiruddin,
salah
satu
perwira
tinggi
TNI-AD
yang
termasuk
dalam
300
Pati
yang
di
mutasi
dan
rotasi
bertugas
dalam
lingkungan
TNI.
Pada
6
Desember
2024,
Mayjen
Achiruddin
diberi
amanat
menjadi
Danpaspampres
(Komandan
Pasukan
Pengamanan
Presiden).
Mutasi
tersebut
dilaksanakan
berdasarkan
Keputusan
Panglima
Tentara
Nasional
Indonesia
Nomor
Kep/1545/XII/2024
tentang
Pemberhentian
Dari
dan
Pengangkatan
Dalam
Jabatan
di
Lingkungan
Tentara
Nasional
Indonesia
yang
ditandatangani
oleh
Panglima
TNI
Jenderal
TNI
Agus
Subiyanto.
Sebelum
terpilih
menjadi
Danpaspampres,
Achiruddin
berperan
memimpin
pertahanan
militer
wilayah
Kalimantan.
Pada
18
Oktober
2024,
ia
menduduki
posisi
sebagai
Panglima
Komando
Daerah
Militer
(Pangdam)
VI/Mulawarman,
yang
kini
telah
digantikan
oleh
Mayjen
Rudy
Rachmat
Nugraha.
Baca
juga:
Anggota
Paspampres
gagalkan
curanmor,
diberi
penghargaan
Lulusan
Akademi
Militer
angkatan
1997
tersebut
kerap
dipercaya
memimpin
posisi
strategis,
sehingga
karirnya
di
bidang
militer
semakin
menanjak.
Achiruddin
pun
berada
dalam
satuan
baret
merah
yakni
infanteri
Kopassus.
Keunggulan
militer
yang
dimilikinya
berhasil
membawa
Achiruddin
menjabat
peran
penting
di
lingkungan
TNI
hingga
kepresidenan.
Dalam
tingkat
pasukan
batalyon,
Achiruddin
mengawali
tugasnya
dengan
terpilih
menjadi
Danyon
812/Bantuan
Sat
81
Gultor
Kopassus
pada
tahun
2012-2014.
Kemudian,
ia
beralih
sekaligus
menjabat
dalam
Komando
Distrik
Militer
yakni
Dandim
0506/Tangerang
selama
periode
2015-2017.
Baca
juga:
Paspampres:
Pengamanan
Presiden
di
Sulawesi
Tenggara
sesuai
prosedur
Seiring
waktu,
Achiruddin
dipercaya
memegang
jabatan-jabatan
penting
lainnya,
seperti
Kasrem
052/Wijayakrama
tahun
2017,
Wadansat
81
Gultor
Kopassus
tahun
2017-2018,
Asintel
Danjen
Kopassus
tahun
2018-2019,
serta
Grup
A
Paspampres
tahun
2019-2021.
Selanjutnya,
ia
juga
pernah
menduduki
posisi
sebagai
Pamen
Denma
Mabesad
tahun
2021-2022,
Danrem
074/Warastratama
2022
dan
Danrem
052/Wijayakrama
(2022).
Achiruddin
pun
pernah
menjabat
sebagai
Wakil
Komandan
Jenderal
Komandan
Pasukan
Khusus
(Wadanjen
Kopassus)
selama
periode
tahun
2022-2023.
Baca
juga:
Panglima
promosikan
beberapa
perwiranya,
jabatan
danpaspampres
kosong
Selama
berkarir
di
bidang
militer,
berbagai
penghargaan
brevet
telah
berhasil
ia
dapatkan,
seperti
Satyalancana
Wira
Siaga,
Bintang
Kartika
Eka
Paksi
Nararya,
Brevet
Kualifikasi
Komando
Kopassus,
hingga
Master
Parachutist
Badge
(Royal
Thai
Army).
Kendati
demikian,
posisinya
sebagai
Danpaspampres
pada
periode
Presiden
Prabowo
bukan
hal
pertama
bagi
Achiruddin,
karena
panglima
TNI
tersebut
juga
pernah
terpilih
menjadi
Danpaspampres
untuk
mengawal
Presiden
Jokowi.
Achiruddin
akan
menghadapi
tantangan
perihal
keamanan
tingkat
nasional
dan
internasional,
mengingat
posisi
Danpaspampres
memiliki
peran
penting
dalam
menjaga
keamanan
Presiden
dan
Wakil
Presiden
serta
tamu
negara
yang
hadir.
Baca
juga:
Paspampres
akui
bus
tabrak
halte
Tije
karena
rem
blong
Baca
juga:
Danpaspampres:
Pengamanan
Paus
Fransiskus
tetap
ketat
dan
maksimal
Pewarta:
Putri
Atika
Chairulia
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2024