
Jakarta
(ANTARA)
–
Deddy
Corbuzier,
yang
dikenal
sebagai
pesulap
dan
mentalis
ternama
di
Indonesia,
kini
memasuki
babak
baru
dalam
karirnya
dengan
dilantik
sebagai
Staf
Khusus
Menteri
Pertahanan
(Stafsus
Menhan).
Penunjukan
ini
menandai
keterlibatannya
dalam
bidang
pertahanan
dan
komunikasi
publik
di
tingkat
nasional.
Selain
Deddy,
beberapa
tokoh
lain
yang
turut
diangkat
sebagai
Stafsus
adalah
Kris
Wijoyo
Soepandji,
Lenis
Kogoya,
Mayjen
TNI
(Purn)
Sudrajat,
Indra
Bagus
Irawan,
serta
Sylvia
Efi
Widyantari
Sumarlin.
Pengangkatan
ini
diumumkan
secara
resmi
oleh
Menteri
Pertahanan
Sjafrie
Sjamsoeddin
melalui
unggahan
di
akun
Instagram
pribadinya
@sjafrie.sjamsoeddin,
pada
Selasa
(11/2).
Sebelumnya,
Deddy
telah
menunjukkan
komitmennya
terhadap
pertahanan
negara
dengan
menjadi
Duta
Komponen
Cadangan
(Komcad)
pada
Oktober
2021.
Kemudian,
pada
Desember
2022,
Presiden
Prabowo
yang
saat
itu
masih
menjadi
sebagai
Menteri
Pertahanan
menganugerahkan
pangkat
Letnan
Kolonel
Tituler
TNI
AD
kepada
Deddy
sebagai
bentuk
penghargaan
atas
dedikasinya.
Lantas,
bagaimana
profil
Deddy
Corbuzier
yang
kini
berkecimpung
dalam
peran
di
pemerintahan
kabinet
Presiden
Prabowo
Subianto,
khususnya
dalam
bidang
pertahanan?
Simak
ulasannya
berikut
ini.
Baca
juga:
Kemhan:
Deddy
jabat
Stafsus
Menhan
bidang
komunikasi
sosial
dan
publik
Profil
dan
perjalanan
karir
Deddy
Corbuzier
Deddy
Corbuzier,
yang
memiliki
nama
lengkap
Deodatus
Andreas
Deddy
Cahyadi
Sunjoyo,
lahir
pada
28
Desember
1976.
Ia
pertama
kali
dikenal
sebagai
pesulap
sebelum
akhirnya
memperluas
karirnya
ke
dunia
presenter
dan
dunia
hiburan
lainnya.
Sebagai
mentalis,
Deddy
pernah
meraih
kesuksesan
besar
dengan
memenangkan
penghargaan
prestisius
Merlin
Award
untuk
kategori “Mentalis
Terbaik
Dunia”
sebanyak
dua
kali
berturut-turut.
Pencapaian
ini
mengukuhkan
namanya
sebagai
salah
satu
pesulap
paling
berpengaruh
di
Indonesia.
Deddy
Corbuzier
juga
pernah
aktif
sebagai
presenter
di
beberapa
stasiun
televisi
swasta
dan
sempat
terjun
ke
dunia
akting.
Saat
ini,
ia
lebih
berfokus
pada
karirnya
sebagai
YouTuber
melalui
kanal “Close
The
Door,”
yang
telah
meraih
lebih
dari
24
juta
subscriber
dan
menjadi
salah
satu
podcast
terpopuler
di
Indonesia.
Lebih
dari
itu,
karir
Deddy
Corbuzier
di
bidang
pertahanan
dimulai
pada
2021
ketika
ia
ditunjuk
sebagai
Duta
Komponen
Cadangan
(Komcad).
Peran
ini
menunjukkan
komitmennya
dalam
mendukung
sistem
pertahanan
negara
melalui
partisipasi
aktif
dalam
edukasi
dan
komunikasi
publik.
Baca
juga:
“Dangerous
Humans”,
film
kolaborasi
Diaz
dan
Deddy
Corbuzier
Kemudian,
pada
Desember
2022,
Deddy
dianugerahi
pangkat
Letnan
Kolonel
Tituler
oleh
Prabowo
Subianto,
yang
saat
itu
menjabat
sebagai
Menteri
Pertahanan.
Pemberian
pangkat
ini
merupakan
bentuk
apresiasi
atas
kontribusinya
dalam
menyebarkan
pemahaman
tentang
pertahanan
kepada
masyarakat
luas.
Tak
hanya
sampai
disitu,
baru-baru
ini,
pada
Selasa
11
Februari
2025,
Deddy
kembali
mencatat
pencapaian
baru
dalam
karirnya
dengan
dilantik
sebagai
Staf
Khusus
Menteri
Pertahanan.
Jabatan
ini
menandai
keterlibatannya
yang
lebih
dalam
dalam
sektor
pertahanan
negara.
Pelantikan
tersebut
berlangsung
di
kantor
Kementerian
Pertahanan,
Jakarta,
dan
dipimpin
langsung
oleh
Menteri
Pertahanan
Sjafrie
Sjamsoeddin.
Keputusan
ini
menunjukkan
kepercayaan
pemerintah
terhadap
Deddy
dalam
mendukung
kebijakan
dan
program
pertahanan
nasional.
Perannya
sebagai
Staf
Khusus
Menteri
Pertahanan,
Deddy
Corbuzier
akan
berfokus
pada
bidang
komunikasi
sosial
dan
publik.
Peran
ini
bertujuan
untuk
meningkatkan
keterlibatan
masyarakat
dalam
memahami
berbagai
aspek
pertahanan
negara.
Kementerian
Pertahanan
menilai
Deddy
memiliki
keahlian
dalam
komunikasi
serta
jangkauan
luas
di
media
sosial.
Kemampuannya
ini
diharapkan
dapat
memperkuat
penyebaran
informasi
dan
meningkatkan
pemahaman
publik
mengenai
isu-isu
strategis
di
bidang
pertahanan.
Baca
juga:
Deddy
Corbuzier:
Aksi
bela
negara
tak
hanya
kegiatan
militer
Baca
juga:
Perusahaan
Deddy
Corbuzier
resmi
berinvestasi
di
Kasisolusi
Pewarta:
M.
Hilal
Eka
Saputra
Harahap
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025