
Bengkulu –
Di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, ada situs batu yang konon sering mengeluarkan air dari sela batu pada tiap bulan purnama 14 Suro. Warga setempat menyakini air mata tersebut berasal dari Putri Selangka.
Objek wisata Batu Menangis ini terletak di kawasan pemandian Suban Air Panas, Rejang Lebong, Bengkulu. Penjaga objek Batu Menangis, Robert Bastian mengatakan batu ini berasal dari legenda Putri Selangka yang meratapi nasibnya dengan duduk di batu tersebut.
Hingga saat ini batu menangis masih terawat dan terjaga kelestariannya. Dia lalu bercerita soal suara tangisan di malam tanggal 14 Suro.
“Selain kerap terdengar suara tangisan di tanggal 14 suro, ada juga yang mendengar tangisan terdengar setiap magrib tiba tapi batunya tidak mengeluarkan air (seperti) saat 14 Suro,” kata Robert dalam obrolan detikcom, Senin (20/07).
Robert mengatakan Batu Menangis telah terdaftar sebagai salah satu cagar budaya. Makanya, hingga kini Batu Menangis menjadi tujuan objek wisata di Kabupaten Rejang Lebong.
Tonton video ‘Warga Pasuruan Temukan Susunan Batu Bata Kuno Saat Bangun Irigasi’: