
Jakarta
(ANTARA)
–
Risnandar
Mahiwa
merupakan
Pj
Wali
Kota
Pekanbaru
baru
saja
dilantik
pada
22
Mei
2024.
Namun,
namanya
kembali
menjadi
sorotan
publik
karena
menjadi
tersangka
kasus
dugaan
korupsi.
Lantas,
berapakah
harta
kekayaan
Risnandar
Mahiwa?
Risnandar
sudah
lama
berstatus
sebagai
pegawai
ASN.
Sejak
2010,
ia
mulai
terpilih
menjabat
sebagai
Lurah
Soho,
Kecamatan
Luwuk,
Kab.
Banggar,
Sulawesi
Tengah.
Kemudian,
berbagai
posisi
strategis
lainnya
pernah
ia
duduki,
di
antaranya
sebagai
Staf
Sub
dan
Kepala
Bagian
Penyusunan
Program
dan
Anggaran
Bagian
Perencanaan,
Kepala
Bagian
Perencanaan,
hingga
Kepala
Bagian
Umum
pada
Sekretariat
Direktorat
Jenderal
Kesatuan
Bangsa
dan
Politik.
Sebelum
dipilih
sebagai
Pj
Wali
Kota
Pekanbaru,
Risnandar
merupakan
mantan
Direktur
Organisasi
Kemasyarakatan,
Ditjen
Politik
dan
Pemerintahan
Umum
di
Kemendagri
sejak
tahun
2022.
Penyidik
Komisi
Pemberantasan
Korupsi
(KPK)
melakukan
pemeriksaan
di
Pekanbaru
dan
menemukan
bukti
dugaan
korupsi
terhadap
pengelolaan
anggaran
pemerintah
Kota
Pekanbaru,
Riau.
Bukti
tersebut
ditemukan
berupa
uang
tunai
sebesar
Rp6,8
miliar.
Tiga
orang
penjabat
pemerintahan
Pekanbaru
ditetapkan
menjadi
tersangka
oleh
KPK
dan
dilakukan
penahanan
selama
20
hari
mulai
dari
3
Desember
2024,
salah
satu
tersangka
yakni
Risnandar
Mahiwa,
Pj
Wali
Kota
Pekanbaru.
Baca
juga:
Profil
Risnandar
Mahiwa,
Pj
Walikota
Pekanbaru
yang
terkena
OTT
KPK
Harta
kekayaan
Risnandar
Mahiwa
Berdasarkan
data
LHKPN
(Laporan
Harta
Kekayaan
Penyelenggara
Negara),
Risnandar
melaporkan
seluruh
harta
kekayaannya
sebesar
Rp1.909.830.065
atau
Rp1,9
miliar.
Laporan
terakhirnya
disampaikan
pada
tanggal
18
Maret
2024,
periodik
2023,
dengan
laporan
statusnya
sebagai
Direktur
Organisasi
Kemasyarakatan
di
Kementerian
Dalam
Negeri.
Harta
kekayaannya
meliputi
satu
tanah
dan
bangunan
yang
berada
di
Jakarta
Pusat
senilai
Rp830
juta
dan
tiga
alat
transportasi
dan
mesin
seharga
Rp225
juta.
Kemudian,
Risnandar
memiliki
harta
bergerak
lainnya
senilai
Rp5
juta,
kas
atau
setara
kas
sebanyak
Rp520
juta,
dan
harta
lainnya
senilai
Rp340
juta.
Dari
harta
kekayaan
tersebut,
Risnandar
tercatat
memiliki
beban
hutang
sekitar
Rp40
juta.
Untuk
selengkapnya,
berikut
adalah
rincian
harta
kekayaan
Risnandar
Mahiwa,
Pj
Wali
Kota
Pekanbaru.
1.
Tanah
dan
bangunan:
Rp830.000.000
-
Tanah
dan
bangunan
seluas
33
m2/28.25
m2
di
Kab
/
Kota
Kota
Jakarta
Pusat,
hasil
sendiri
Rp830.000.000.
Baca
juga:
KPK
sita
lebih
dari
Rp1
M
dalam
penangkapan
Pj
Wali
Kota
Pekanbaru
2.
Alat
transportasi
dan
mesin:
Rp255.000.000
-
Motor,
Royal
Enfield
Bullet
Classic
500
tahun
2019,
hasil
sendiri
Rp70.000.000 -
Mobil,
BMW
tahun
2011,
hasil
sendiri
Rp160.000.000 -
Lainnya,
Sepeda
Brompton
tahun
2018,
hasil
sendiri
Rp25.000.000
3.
Harta
bergerak
lainnya:
Rp5.000.000
4.
Surat
berharga:
Rp.0
5.
Kas
dan
setara
kas:
Rp520.000.000
6.
Harta
lainnya:
Rp340.000.000
Jumlah
kekayaan:
Rp1.950.000.000
7.
Hutang:
Rp40.169.935
Total
harta
kekayaan
(harta-hutang):
Rp1.909.830.065
Melansir
dari
laman
e-lhkpn,
laporan
harta
kekayaan
Risnandar
mengalami
kenaikan
setiap
tahunnya.
Mulai
dari
tahun
2018
total
harta
kekayaannya
senilai
Rp910
juta,
tahun
2022
menjadi
Rp1,5
miliar,
dan
tahun
2023
mencapai
Rp1,9
miliar.
Baca
juga:
KPK
sita
uang
tunai
Rp6,8
Miliar
dalam
OTT
Risnandar
Mahiwa
Baca
juga:
KPK
tetapkan
Pj
Wali
Kota
Pekanbaru
tersangka
korupsi
Pewarta:
Putri
Atika
Chairulia
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2024