Jakarta
(ANTARA)

Kartu
kredit
menjadi
salah
satu
alat
pembayaran
yang
semakin
diminati
masyarakat
karena
kepraktisannya
dalam
bertransaksi.
Bank
Central
Asia
(BCA),
sebagai
salah
satu
bank
swasta
terbesar
di
Indonesia,
menyediakan
berbagai
pilihan
kartu
kredit
yang
dapat
disesuaikan
dengan
kebutuhan
dan
kemampuan
finansial
nasabah.

Proses
pengajuan
kartu
kredit
BCA
kini
semakin
mudah.
Selain
dapat
dilakukan
secara
langsung
di
kantor
cabang,
pengajuan
juga
bisa
dilakukan
secara
online
melalui
platform
resmi
yang
disediakan
BCA.
Meski
demikian,
terdapat
beberapa
langkah
penting
yang
perlu
diperhatikan
sebelum
mengajukan
pembuatan
kartu
kredit.


1.
Pilih
jenis
kartu
sesuai
kebutuhan

Setiap
jenis
kartu
kredit
yang
ditawarkan
BCA
memiliki
fungsi,
keunggulan,
dan
limit
kredit
yang
berbeda.
Nasabah
disarankan
untuk
memilih
jenis
kartu
yang
sesuai
dengan
kebutuhan
dan
kemampuan
keuangan
masing-masing.
Informasi
lengkap
mengenai
jenis
kartu
kredit
BCA
dapat
diakses
melalui
situs
resmi
BCA
di

bca.co.id
.


2.
Penuhi
persyaratan
pengajuan

Secara
umum,
persyaratan
pengajuan
kartu
kredit
BCA
meliputi:

  • Berusia
    minimal
    21
    tahun
  • Fotokopi
    KTP
  • Fotokopi
    NPWP
  • Slip
    gaji
    atau
    bukti
    penghasilan
  • Fotokopi
    buku
    tabungan
    3
    bulan
    terakhir
  • Bukti
    tagihan
    kartu
    kredit
    3
    bulan
    terakhir
    (bila
    sudah
    memiliki
    kartu
    kredit
    sebelumnya)

Calon
nasabah
perlu
memastikan
seluruh
dokumen
telah
disiapkan
dengan
lengkap
sebelum
mengajukan
permohonan.


3.
Isi
formulir
pengajuan

Langkah
selanjutnya
adalah
mengisi
formulir
pengajuan
kartu
kredit.
Formulir
ini
bisa
diperoleh
di
kantor
cabang
BCA
atau
diisi
secara
daring.
Setelah
semua
dokumen
dilengkapi,
nasabah
dapat
menyerahkannya
kepada
petugas
layanan
pelanggan
untuk
dilakukan
pengecekan
dan
proses
lebih
lanjut.


4.
Proses
verifikasi
dari
pihak
bank

Pihak
BCA
akan
melakukan
proses
verifikasi
guna
memastikan
kelayakan
pemohon
dalam
memperoleh
kartu
kredit.
Tahap
ini
biasanya
mencakup
pengecekan
rekam
kredit,
survei
tempat
tinggal,
dan
tempat
bekerja.
Verifikasi
menjadi
tahapan
penting
dalam
proses
seleksi
penerbitan
kartu
kredit.


5.
Menunggu
hasil
pengajuan

Setelah
proses
verifikasi
selesai,
pengajuan
kartu
kredit
akan
diproses
oleh
pihak
bank.
Apabila
semua
persyaratan
dianggap
memenuhi,
maka
kartu
kredit
akan
segera
dicetak
dan
dikirim
ke
alamat
pemohon.
Namun,
pengajuan
dapat
ditolak
jika
terdapat
ketidaksesuaian
pada
data
atau
dokumen
yang
diajukan.


6.
Aktivasi
kartu
kredit

Setelah
menerima
kartu
kredit,
nasabah
wajib
melakukan
aktivasi
agar
kartu
dapat
digunakan
untuk
bertransaksi.
Aktivasi
kartu
kredit
BCA
dapat
dilakukan
melalui
layanan
BCA
mobile,
Halo
BCA
di
1500888,
atau
melalui
SMS.
Petunjuk
lebih
lengkap
tersedia
di
laman
resmi
BCA.


7.
Buat
PIN
kartu
kredit

Sebagai
langkah
keamanan,
nasabah
diwajibkan
membuat
PIN
kartu
kredit.
PIN
berfungsi
sebagai
otentikasi
saat
melakukan
transaksi.
BCA
menyediakan
berbagai
saluran
untuk
membuat
PIN,
termasuk
melalui
aplikasi
myBCA,
BCA
mobile,
dan
mesin
ATM
BCA.

Dengan
mengikuti
langkah-langkah
di
atas,
proses
pembuatan
kartu
kredit
BCA
dapat
dilakukan
secara
efisien
dan
aman.
Penggunaan
kartu
kredit
secara
bijak
akan
memberikan
berbagai
kemudahan,
baik
untuk
transaksi
harian
maupun
keperluan
darurat.

Untuk
informasi
lebih
lanjut,
nasabah
disarankan
mengunjungi
kantor
cabang
terdekat
atau
mengakses
situs
resmi
BCA
(bca.co.id).



Baca
juga:

Jenis
kartu
kredit
BCA
dan
limitnya



Baca
juga:

BCA
catat
outstanding
paylater
capai
Rp250
miliar
per
Juni
2024



Baca
juga:

Cara
dan
syarat
bikin
kartu
kredit
BCA

Pewarta:
Raihan
Fadilah
Editor:
Alviansyah
Pasaribu
Copyright
©
ANTARA
2025

Source