Jakarta
(ANTARA)

Sebuah
pagar
laut
sepanjang
30
kilometer
masih
menjadi
sorotan
publik
lantaran
mengganggu
aktivitas
para
nelayan
dalam
melakukan
pekerjaannya
sehari-hari.
Demi
memastikan
akses
nelayan
kembali
normal,
Brigadir
Jenderal
TNI
(Mar)
Harry
Indarto
memimpin
langsung
proses
pembongkaran
pagar
tersebut.

Pembongkaran
dilakukan
dengan
melibatkan
tim
gabungan
dari
TNI
Angkatan
Laut,
Kementerian
Kelautan
dan
Perikanan
(KKP),
serta
ribuan
nelayan
di
pesisir
utara
Kabupaten
Tangerang,
Banten,
pada
Sabtu
(18/1).

Namun,
proses
ini
sempat
terhenti
sementara
setelah
diketahui
bahwa
pagar
laut
tersebut
memiliki
Sertifikat
Hak
Guna
Bangunan
(SHGB)
dan
Sertifikat
Hak
Milik
(SHM).

Setelah
melalui
berbagai
pertimbangan,
Brigadir
Jenderal
TNI
(Mar)
Harry
Indarto
kembali
melanjutkan
pembongkaran
pada
Rabu
(22/1),
sesuai
dengan
arahan
Presiden
RI
Prabowo
Subianto.

Langkah
ini
diambil
untuk
menjaga
kelestarian
ekosistem
laut
sekaligus
memastikan
nelayan
dapat
kembali
melaut
tanpa
hambatan.
Lalu,
siapakah
sosok
Brigadir
Jenderal
TNI
(Mar)
Harry
Indarto?
Berikut
profil
singkatnya
yang
telah
dirangkum
dari
berbagai
sumber.



Baca
juga:

Pembongkaran
pagar
laut
di
Tangerang
sudah
mencapai
18,7
km


Profil
Harry
Indarto

Brigadir
Jenderal
TNI
(Mar)
Harry
Indarto
merupakan
perwira
tinggi
TNI
Angkatan
Laut
yang
lahir
di
Blora,
Jawa
Tengah,
pada
15
Desember
1973.
Ia
menempuh
pendidikan
di
Akademi
Angkatan
Laut
(AAL)
sebagai
bagian
dari
angkatan
ke-42
dan
berhasil
menyelesaikan
pendidikannya
pada
tahun
1996.

Karier
militernya
dimulai
di
Korps
Marinir
dengan
menjabat
sebagai
Komandan
Peleton
(Danton)
3
Kompi
A
Yonif
Brigif
2
pada
tahun
1997.
Selanjutnya,
pada
tahun
2007,
ia
dipercaya
sebagai
Perwira
Seksi
Operasi
(Pasi
2)
Yonif
2
Brigif
2
Pasmar.

Setelah
hampir
satu
dekade
berkiprah
di
Korps
Marinir,
pada
tahun
2008,
ia
dipindahkan
untuk
mengemban
tugas
sebagai
Komandan
Detasemen
Bekang
(Dandenbek)
Lanmar
Jakarta.

Pada
tahun
2010,
Harry
Indarto
ditunjuk
sebagai
Pelaksana
Sementara
(PS)
Komandan
Batalyon
Marinir
Pertahanan
Pangkalan
(Danyon
Marhanlan)
III
Jakarta.
Setahun
kemudian,
ia
menjalani
pendidikan
di
Seskoal
dan
pada
saat
yang
bersamaan
ditugaskan
sebagai
Koordinator
Staf
Pribadi
(Koorsmin)
Komandan
Korps
Marinir
(Dankormar).



Baca
juga:

Cek
fakta,
video
Presiden
Prabowo
pimpin
pembongkaran
pagar
laut

Saat
berpangkat
Letnan
Kolonel,
ia
dipercaya
memimpin
Yonif
2
Brigif
2
Pasmar
2
Kormar
serta
menjadi
Perwira
Seksi
Operasi
(Pasops)
di
satuan
yang
sama
pada
tahun
2012.

Kemudian,
pada
tahun
2014,
ia
bertugas
sebagai
Komandan
Satuan
Pengamanan
dan
Pengawalan
(Dansatpamwal)
di
Detasemen
Markas
Besar
(Denma)
Mabes
TNI.

Berkat
dedikasi
dan
tanggung
jawabnya
dalam
menjalankan
tugas,
ia
memperoleh
kenaikan
pangkat
menjadi
Kolonel
dan
ditugaskan
sebagai
Asisten
Operasi
(Asops)
di
Denma
Mabes
TNI
pada
tahun
2017.

Kariernya
terus
menanjak,
hingga
pada
tahun
2019
ia
dipercaya
menjadi
Koorsmin
Kepala
Staf
Angkatan
Laut
(Kasal),
lalu
pada
tahun
2020
ditunjuk
sebagai
Komandan
Pangkalan
TNI
AL
(Danlanal)
Yogyakarta
di
bawah
Lantamal
V
Surabaya,
Koarmada
II.



Baca
juga:

Kementerian
LH
usut
kerusakan
ekosistem
di
perairan
Pal
Jaya
Bekasi

Sebelum
meraih
pangkat
Brigadir
Jenderal,
ia
mengikuti
pendidikan
reguler
di
Sesko
TNI
angkatan
XLVIII.
Setelah
itu,
ia
menjabat
sebagai
Sahli
B
Bidang
Latihan
di
Korps
Marinir
dan
Komandan
Brigif
4
Marinir/BS
pada
tahun
2021.

Dengan
rekam
jejak
yang
cemerlang,
Harry
Indarto
akhirnya
meraih
pangkat
Brigadir
Jenderal
dan
pernah
memimpin
Yonif
7
Marinir,
yang
kemudian
dinobatkan
sebagai
Batalyon
Teladan
TNI
AL
pada
tahun
2022.

Pengalamannya
di
dunia
militer
pun
semakin
kuat
dengan
keterlibatannya
dalam
berbagai
operasi,
termasuk
satuan
tugas
Pasukan
Pemukul
Reaksi
Cepat
(PPRC)
di
Ambon
serta
misi
di
Aceh
pada
tahun
1999.

Sebagai
sosok
pemimpin
yang
tegas
dan
berdedikasi
tinggi,
Brigadir
Jenderal
TNI
(Mar)
Harry
Indarto
terus
berkontribusi
di
lingkungan
TNI
Angkatan
Laut,
mengemban
berbagai
tugas
penting
demi
menjaga
kedaulatan
maritim
Indonesia.

Dengan
pengalaman
yang
luas
dan
kepemimpinan
yang
teruji,
Harry
Indarto
terus
menunjukkan
komitmennya
dalam
menjaga
keamanan
maritim
serta
meningkatkan
profesionalisme
prajurit
TNI
AL.

Perannya
dalam
berbagai
operasi
strategis
dan
tugas
kepemimpinan
di
berbagai
satuan
membuatnya
dihormati
sebagai
sosok
yang
berdedikasi
tinggi
dalam
dunia
militer.



Baca
juga:

Menteri
LH
segel
area
reklamasi
perairan
Pal
Jaya
Bekasi



Baca
juga:

Pj
Gubernur
ungkap
Pemprov
tolak
tiga
kali
pengajuan
PKKPRL
PT
TRPN

Pewarta:
Sean
Anggiatheda
Sitorus
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025

Source