Penulis
Korea
Selatan
Han
Kang,
yang
memenangkan
Hadiah
Nobel
Sastra
tahun
ini,
pada
Jumat
(6/12)
mengatakan
dia
“terkejut”
dengan
krisis
politik
di
negaranya
setelah
Presiden
Korea
Selatan
sempat
memberlakukan
darurat
militer.

Han
berbicara
di
Stockholm
menjelang
upacara
Hadiah
Nobel
yang
gemerlap
minggu
depan
di
mana
dia
akan
menerima
penghargaannya.

“Seperti
kebanyakan
warga
Korea,
saya
terkejut,
dan
saya
terus
memantau
berita
untuk
melihat
perubahan
yang
terjadi
di
negara
asal
saya,”
katanya.

Presiden
Korea
Selatan
Yoon
Suk
Yeol
mengumumkan
darurat
militer
pada
Selasa
(4/12)
malam
dan
mengirim
tentara
serta
helikopter
ke
gedung
parlemen
dalam
upaya
untuk
menghentikan
anggota
parlemen
agar
tidak
memberikan
suara
untuk
penangguhan
pemerintahan
sipil.

“Untuk
menulis
‘Human
Acts’

saya
menghabiskan
banyak
waktu
mempelajari
situasi
darurat
militer
yang
terjadi”
setelah
kudeta
pada
1979
dan
1980,
kata
Han.

“Bagi
saya
menyaksikan
situasi
serupa
terjadi
secara
waktu
nyata
(real
time)

di
depan
mata
saya
pada
2024…
sungguh
mengejutkan,”
katanya.

Novel
karya
Han
yang
dirilis
pada
2014,
yang
berjudul
“Human
Acts”
,
menceritakan
kisah
pembantaian
yang
terjadi
pada
1980
di
kota
barat
daya
Gwangju
tempat
ia
dilahirkan.
Pada
tahun
itu
adalah
terakhir
kali
Korea
Selatan
memberlakukan
darurat
militer
setelah
dua
kudeta
dalam
beberapa
tahun
berturut-turut.

Setelah
penguasa
militer
mengumumkan
darurat
militer
secara
nasional,
pemberontakan
yang
dipimpin
oleh
mahasiswa
untuk
membela
demokrasi,
meletus.

Pasukan
terjun
payung
menyerbu
kota,
memukuli,
menikam
dan
menembaki
massa
tanpa
pandang
bulu,
menyebabkan
ratusan
orang
tewas
atau
hilang.

Seorang
penulis
cerita
pendek
dan
novelis,
Han
terkenal
karena
bukunya
“The
Vegetarian”
,
yang
merupakan
debut
internasional
utamanya
dan
memenangkan
penghargaan
Man
Booker
Prize
pada
2016.

Swedish
Academy
memberi
penghargaan
kepada
Han,
54
tahun,
dengan
Hadiah
Nobel “atas
prosa
puitisnya
yang
intens
yang
menentang
trauma
sejarah
dan
mengungkap
kerapuhan
kehidupan
manusia”.

[ft]

Source