Kementerian
Dalam
Negeri
Ukraina
mengungkapkan
pada
Sabtu
(8/3)
bahwa
serangan
rudal
dan
pesawat
nirawak
(drone)
Rusia
di
Kota
Dobropillia,
Ukraina
timur,
semalaman
menewaskan
sedikitnya
11
orang
dan
melukai
30
orang,
termasuk
lima
di
antaranya
adalah
anak-anak.

Tiga
warga
sipil
lainnya
tewas
dalam
serangan
pesawat
nirawak
di
wilayah
Kharkiv,
timur
laut
Ukraina,
tambah
kementerian
tersebut.
Kementerian
juga
melaporkan
bahwa
pasukan
Rusia
menyerang
Dobropillia
menggunakan
rudal
balistik,
beberapa
roket,
dan
pesawat
nirawak,
yang
menyebabkan
kerusakan
pada
delapan
gedung
bertingkat
dan
30
mobil.

“Saat
berusaha
memadamkan
api,
pasukan
penjajah
menyerang
lagi
dan
merusak
mobil
pemadam
kebakaran,”
kata
kementerian
tersebut
melalui
Telegram
Messenger.

Kementerian
tersebut
merilis
foto-foto
bangunan
yang
hancur
sebagian
dilalap
api
dan
tim
penyelamat
membersihkan
puing-puing
dari
bangunan
tersebut.

Dobropillia,
yang
sebelum
perang
dihuni
sekitar
28.000
orang,
terletak
di
wilayah
Donetsk,
Ukraina
timur.
Kota
ini
berada
sekitar
22
kilometer
dari
garis
depan
di
utara
pusat
utama
Pokrovsk,
yang
telah
menjadi
sasaran
serangan
pasukan
Rusia
selama
beberapa
minggu.

Kementerian
tersebut
juga
melaporkan
bahwa
sedikitnya
tiga
orang
tewas
dan
tujuh
orang
terluka
dalam
serangan
drone
terpisah
di
wilayah
Kharkiv
pada
malam
hari.
Militer
Ukraina
menyatakan
bahwa
Rusia
melancarkan
serangan
pada
malam
hari
dengan
dua
rudal
balistik
Iskander-M,
satu
rudal
jelajah
Iskander-K,
serta
145
drone.

Mereka
mengatakan
angkatan
udara
berhasil
menembak
jatuh
satu
rudal
jelajah
dan
79
pesawat
nirawak.
Militer
juga
melaporkan
bahwa
54
drone
lainnya
gagal
mencapai
target
mereka,
kemungkinan
besar
karena
adanya
tindakan
pencegahan
elektronik.

[ah/ft]

Source