New Delhi

Seorang penggali kubur di New Delhi, India merasa takut tertular virus Corona. Soalnya, selama ini ia bekerja menggali makam untuk jenazah pasien Corona.

Seperti dilansir AFP, Senin (18/5/2020) seorang penggali bernama Mohammed Shamim hingga saat ini tak pernah terusik oleh kematian. Namun, ketika Corona mewabah di New Delhi, India, dia mulai ketakutan. Tubuhnya menggigil setiap kali melihat mobil jenazah berhenti di pemakaman tempatnya bekerja.

“Saya telah menguburkan orang mati selama dua dekade terakhir. Tetapi sampai sekarang, saya tidak pernah takut untuk hidup saya sendiri,” kata Shamim.

Shamim mengatakan dia sendiri sudah menggali liang lahat untuk 115 mayat di area pemakaman, yang ditunjuk khusus untuk jenazah pasien Corona, letaknya sekitar 200 meter dari yang lain.

Shamim adalah penggali kubur generasi ketiga. Namun, terlepas dari pengalamannya itu, keluarganya kini mulai mengeluh tentang pekerjaannya di pemakaman Muslim Jadid Qabristan Ahle. Shamim telah memindahkan keempat putrinya ke rumah orang tuanya untuk mengurangi risiko mereka terserang penyakit COVID-19.

“Mereka takut. Kadang-kadang saya berbohong kepada mereka bahwa saya tidak menyentuh mayat-mayat itu,” kata pria berusia 38 tahun itu.

Shamim biasanya dihubungi satu jam sebelum mobil jenazah tiba. Saat itulah dia menjadi gugup.

Source