Pesisir
Barat,
8
Mei
2025

Menteri
Kesehatan
(Menkes)
Budi
Gunadi
Sadikin
menyoroti
tidak
stabilnya
kondisi
kelistrikan
di
Puskesmas
Ngambut
di
Kabupaten
Pesisir
Barat,
Lampung,
saat
melakukan
kunjungan
kerja,
Rabu
(8/5).
Ia
menyampaikan
keprihatinannya
karena
listrik
di
fasilitas
tersebut
kerap
kali
terganggu,
sehingga
menghambat
operasional
pelayanan
kesehatan.

Ketua
MPR
RI
Ahmad
Muzani
menyampaikan
apresiasinya
atas
kunjungan
Menteri
Kesehatan
ke
Pesisir
Barat.
Ia
mengatakan,
perhatian
langsung
dari
pusat
sangat
penting
untuk
memperbaiki
layanan
kesehatan
yang
selama
ini
masih
minim.

“Masalah
kesehatan
di
Pesisir
Barat
menjadi
penting
karena
selama
ini
masih
dirasa
kurang.
Terima
kasih
kepada
Menkes
yang
datang
langsung
melihat
kondisi
layanan
kesehatan
di
sini,”
kata
Muzani.

Ia
menambahkan
bahwa
pihaknya
mencatat
masih
banyak
kekurangan
layanan,
terutama
dalam
pelayanan
kepada
ibu
hamil,
laboratorium,
dan
pelayanan
kesehatan
lainnya.
Ia
berharap
kunjungan
tersebut
menjadi
titik
awal
perbaikan
yang
nyata.

Sementara
itu,
Kepala
Kantor
Staf
Presiden
(KSP)
AM
Putranto
yang
turut
hadir
dalam
kunjungan
tersebut.
Ia
menilai
percepatan
peningkatan
fasilitas
rumah
sakit
di
daerah
merupakan
langkah
terobosan
yang
sangat
penting.

“Kami
mengikuti
dari
awal
program
ini.
Hasilnya
cukup
cepat
dan
luar
biasa,
terutama
dalam
meningkatkan
status
rumah
sakit
dari
tipe
D
ke
tipe
C.
Ini
akan
memberikan
dampak
besar
bagi
masyarakat
untuk
hidup
lebih
sehat,”
ujar
Putranto.

Saat
ini,
Kabupaten
Pesisir
Barat
menempati
urutan
ke-14
dari
32
daerah
yang
menjadi
prioritas
pembangunan
kesehatan
nasional
tahun
ini.

Menkes
Budi
mengungkapkan
awalnya
ia
berencana
memberikan
fasilitas
internet
satelit
agar
konektivitas
digital
di
Puskesmas
bisa
ditingkatkan.
Namun,
rencana
itu
terganggu
karena
ketidakstabilan
pasokan
listrik.

“Listriknya
saja
mati-nyala.
Saya
tadinya
mau
kasih
internet
satelit
supaya
langsung
terhubung.
Tapi
saya
baru
tahu
ternyata
listriknya
sering
mati.
Padahal
itu
sangat
dibutuhkan
untuk
alat
USG
dan
alat-alat
medis
lainnya,”
ujar
Budi.

Ia
menambahkan,
Kementerian
Kesehatan
berencana
memberikan
berbagai
alat
medis
seperti
perangkat
pemeriksaan
darah
dan
EKG
(elektrokardiogram)
untuk
Puskesmas
tersebut.
Namun,
tanpa
listrik
yang
stabil,
alat-alat
tersebut
tidak
bisa
digunakan
secara
optimal.

Sebagai
langkah
konkret,
Menkes
Budi
menyatakan
akan
berkoordinasi
langsung
dengan
pihak
PLN.

“Kebetulan
saya
pulang
nanti
akan
minta
tolong
teman
saya
di
PLN
untuk
membantu
menyediakan
listrik
di
Puskesmas
itu,”
ujarnya.

Gubernur
Lampung
Rahmat
Mirzani
mengungkapkan
keprihatinannya
terhadap
kondisi
infrastruktur
kesehatan
di
daerahnya.
Ia
menyebut,
fasilitas
kesehatan
di
Pesisir
Barat
sangat
minim
dan
perlu
perhatian
serius.

“Pesisir
Barat
memang
sangat
kurang
dari
segi
infrastruktur,
terutama
di
bidang
kesehatan.
Semoga
ini
menjadi
awal
dari
perombakan
fasilitas
kesehatan
di
daerah
kami,”
ujar
Mirzani.

Ia
berharap
kehadiran
Menkes
dapat
mendorong
peningkatan
signifikan
pada
pelayanan
kesehatan
di
wilayahnya.

Berita
ini
disiarkan
oleh
Biro
Komunikasi
dan
Informasi
Publik,
Kementerian
Kesehatan
RI.
Untuk
informasi
lebih
lanjut,
silakan
hubungi
nomor
hotline
Halo
Kemenkes
melalui
1500-567,
SMS
081281562620,
atau
email

[email protected]
.
(D2/SK)

Kepala
Biro
Komunikasi
dan
Informasi
Publik

Aji
Muhawarman,
ST,
MKM

Sumber Berita