Jakarta

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany memulangkan 2 orang dalam pemantauan (ODP) Corona dan 1 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dari Rumah Lawan Covid Tangerang Selatan, kecamatan Serpong. Hal itu dilakukan karena 3 orang tersebut dinyatakan negatif virus Corona (COVID-19).

“COVID ini belum ada obatnya, setelah diperbolehkan pulang, tetap jaga diri, dijaga pola makannya, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tetap semangat,” kata Airin dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (7/5/2020).

“Sampai rumah doakan ayah ibu, bagi orang tua harta paling besar adalah anak yang soleh, doakan mereka agar cepat sembuh dan bisa berkumpul di rumah,” tuturnya.

Sementara itu Koordinator Rumah Lawan Covid, Suhera Manullang menjelaskan bahwa 2 ODP ini adalah rujukan dari dua puskemas di kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan sudah menjalankan perawatan selama 7 hari. Kemudian 1 orang lagi (PDP) telah menjalankan perawatan selama 16 hari.

“Yang 2 orang telah menjalankan perawatan selama 7 hari dan untuk 1 orang lagi menjalankan perawatan selama 16 hari,” ujar Suhera.

Ia juga mengatakan bahwa selama di Rumah Lawan Covid, pasien diberikan makanan, suplemen (vitamin) hingga pendampingan psikolog. Kemudian pasien juga selalu dipantau kesehatannya oleh tim medis.

“Mereka tetap harus menjaga kesehatannya, kalau sakit harus kontrol ke Puskesmas terdekat dan tetap berperilaku pencegahan COVID-19 dengan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak,” ucapnya.

Sebelumnnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan memulangkan 10 anak panti asuhan dan satu pengasuhnya dari Rumah Lawan COVID Tangerang Selatan, Kecamatan Serpong. Hal ini lakukan karena 11 orang tersebut dinyatakan negatif virus Corona (COVID-19).

“Saya bersyukur semuanya sehat walafiat dan bisa kembali ke rumah setelah selama 10 hari berada di rumah lawan COVID,” kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Devnie dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).

(zlf/zlf) Source