MANADO KOMENTAR-Suasana sore di Rumah Kopi K8, kawasan Kelurahan Sario, Manado, mendadak berubah menjadi penuh antusiasme dan penuh kehangatan.

Tanpa pengumuman resmi, Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, tiba-tiba muncul di tengah keramaian, didampingi oleh sejumlah ajudan dan staf. Kehadirannya sontak menarik perhatian masyarakat dan militan PDIP yang sedang menikmati waktu santai di tempat tersebut.

Putri dari mantan Gubernur Sulawesi Utara, almarhum Sinyo Sarundajang, itu langsung menyapa para pengunjung dengan ramah. Tak hanya berbincang hangat, Vanda juga menunjukkan gestur yang menyentuh hati, ia membayar seluruh pesanan pengunjung menggunakan dana pribadi, sebagai bentuk apresiasi dan kedekatan dengan masyarakat.

Momen tersebut pun menjadi ajang spontan foto bersama. Para karyawan dan pengunjung berebut kesempatan untuk mengabadikan momen bersama Wakil Bupati perempuan pertama dalam sejarah Kabupaten Minahasa. Banyak dari mereka menyampaikan dukungan langsung, menyebut Vanda sebagai penerus kepemimpinan sang ayah yang dikenal luas sebagai figur pemersatu dan pelayan rakyat.

“Kehadiran Ibu Vanda seperti membawa aura kepemimpinan Pak Sinyo. Sederhana, dekat dengan rakyat, dan tulus,” ujar salah satu pengunjung.

Vanda Sarundajang bukan nama baru dalam dunia politik Sulawesi Utara. Ia mengawali karier politiknya sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dan berhasil duduk selama dua periode. Kiprahnya di Senayan dikenal aktif dalam isu-isu sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. Pada Pilkada Minahasa, ia mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai Wakil Bupati di kabupaten tersebut.

Sebagai anak dari tokoh besar Sulut, Vanda tak hanya mewarisi nama, tetapi juga semangat pengabdian. Gaya kepemimpinannya yang merakyat dan komunikatif membuatnya mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Minahasa dan sekitarnya.

Kehadiran Vanda Sarundajang di Rumah Kopi K8 bukan sekadar kunjungan biasa. Ia menunjukkan bahwa pemimpin tak harus selalu hadir dalam balutan formalitas. Terkadang, secangkir kopi dan sapaan hangat jauh lebih bermakna dalam membangun kedekatan dan kepercayaan.

Di tengah dinamika politik dan pemerintahan, sosok seperti Vanda menjadi pengingat bahwa kepemimpinan sejati lahir dari ketulusan, bukan hanya jabatan. Dan sore itu, di sebuah rumah kopi sederhana, masyarakat menyaksikan bahwa semangat Sinyo Sarundajang masih hidup dalam diri putrinya.

JOppySEnduk

Artikel Vanda Sarundajang Hadir di Rumah Kopi K8, Aura Kepemimpinan SHS Kembali Tercium pertama kali tampil pada Komentar.

Source