
Jakarta
(ANTARA)
–
Kenaikan
harga
bahan
bakar
yang
tak
menentu
membuat
banyak
pengemudi
mulai
berupaya
menerapkan
cara
berkendara
yang
lebih
hemat
agar
konsumsi
BBM
tetap
terkendali.
Salah
satu
solusi-nya
adalah
dengan
menerapkan
teknik
“eco
driving”
atau
mengemudi
hemat
bahan
bakar,
yakni
gaya
berkendara
yang
tidak
hanya
efisien,
tapi
juga
ramah
lingkungan
dan
memperpanjang
umur
kendaraan.
Dengan
mengadopsi
kebiasaan
mengemudi
yang
lebih
bijak
seperti
menjaga
kecepatan
tetap
stabil,
menghindari
akselerasi
mendadak,
hingga
melakukan
perawatan
kendaraan
secara
rutin
Anda
dapat
mengurangi
konsumsi
BBM
secara
signifikan.
Tak
hanya
menghemat
pengeluaran,
eco
driving
juga
turut
berkontribusi
dalam
mengurangi
emisi
gas
buang.
Penasaran
bagaimana
cara
menerapkan-nya?
Berikut
ini
panduan
lengkap
eco
driving
yang
bisa
langsung
Anda
praktikkan
dalam
perjalanan
sehari-hari,
melansir
berbagai
sumber.
Baca
juga:
Waspada
cuaca
buruk
saat
arus
balik
mudik,
ini
tips
aman
berkendara
Cara
menggunakan
teknik
eco
driving
untuk
hemat
BBM
1.
Cek
tekanan
angin
pada
ban
secara
rutin
Tekanan
angin
yang
tidak
sesuai
bisa
mempengaruhi
konsumsi
bahan
bakar.
Ban
yang
kekurangan
tekanan
membuat
kendaraan
bekerja
lebih
berat
dan
boros
BBM,
sedangkan
ban
yang
terlalu
keras
memang
bisa
lebih
hemat,
namun
berisiko
terhadap
jarak
pengereman
dan
memperpendek
usia
pakai
ban.
Untuk
mengetahui
tekanan
yang
tepat,
lihat
panduan
dari
produsen
mobil
biasanya
tercantum
di
buku
manual,
pintu
samping,
atau
dekat
tutup
tangki.
2.
Gunakan
bahan
bakar
sesuai
rekomendasi
oktan
Mengisi
kendaraan
dengan
bahan
bakar
beroktan
sesuai
spesifikasi
mesin
akan
membantu
pembakaran
berjalan
lebih
efisien.
Hal
ini
tidak
hanya
menjaga
performa
mesin
tetap
optimal,
tetapi
juga
mengurangi
konsumsi
bahan
bakar
secara
keseluruhan.
3.
Kurangi
beban
berlebih
dalam
mobil
Semakin
berat
muatan
kendaraan,
semakin
besar
pula
tenaga
yang
dibutuhkan
untuk
melaju
yang
berarti
konsumsi
BBM
jadi
lebih
boros.
Usahakan
hanya
membawa
barang-barang
penting
dan
hindari
menyimpan
beban
tak
perlu
dalam
mobil.
Selain
itu,
penggunaan
ban
khusus
hemat
energi
dengan
hambatan
gulir
rendah
juga
bisa
membantu
mengurangi
pemakaian
bahan
bakar.
Pilih
ban
berlabel
hemat
BBM
(biasanya
dengan
ikon
pompa
bensin
dan
rating
A).
Baca
juga:
Cara
berkendara,
tentukan
hematnya
konsumsi
baterai
mobil
listrik
4.
Berkendara
dengan
antisipatif
Alih-alih
mengemudi
agresif
seperti
ngebut
lalu
tiba-tiba
mengerem
lebih
baik
prediksi
kondisi
lalu
lintas
di
depan
dan
jaga
jarak
aman.
Ini
memungkinkan
mobil
melambat
secara
alami
tanpa
pengereman
mendadak,
yang
bisa
menghemat
bahan
bakar
dan
mengurangi
keausan
rem.
5.
Hindari
gaya
mengemudi
stop-and-go
Di
tengah
kemacetan
kota,
sering
berhenti
dan
melaju
secara
mendadak
membuat
konsumsi
BBM
membengkak.
Cobalah
mengemudi
lebih
santai,
jaga
jarak
aman
dengan
kendaraan
di
depan,
dan
hindari
akselerasi
yang
tidak
perlu.
Beberapa
mobil
kini
sudah
dilengkapi
mode
berkendara
khusus
perkotaan
untuk
membantu
efisiensi
dalam
kondisi
lalu
lintas
padat.
6.
Lakukan
servis
mobil
secara
teratur
Menjaga
kondisi
kendaraan
melalui
servis
berkala
sangat
penting
untuk
efisiensi
bahan
bakar.
Pemeriksaan
rutin
seperti
ganti
oli,
pengecekan
sistem
pembakaran,
hingga
perawatan
filter
udara
akan
memastikan
mesin
bekerja
secara
maksimal
dan
tidak
boros
BBM.
7.
Matikan
mesin
saat
tidak
diperlukan
Untuk
menghemat
bahan
bakar
sekaligus
menjaga
lingkungan,
sebaiknya
matikan
mesin
ketika
kendaraan
tidak
sedang
digunakan.
Misalnya
saat
berhenti
lama
karena
menunggu
penumpang,
menelepon,
atau
terjebak
kemacetan
berat.
Mesin
yang
terus
menyala
dalam
keadaan
diam
hanya
akan
membuang
BBM
secara
sia-sia.
8.
Bijak
dalam
menggunakan
AC
mobil
Menyalakan
AC
secara
terus-menerus,
terutama
saat
tidak
dibutuhkan,
bisa
meningkatkan
konsumsi
BBM
dan
emisi
gas
buang.
Di
kecepatan
rendah
atau
saat
cuaca
tidak
terlalu
panas,
lebih
baik
gunakan
ventilasi
udara
alami
atau
buka
jendela
untuk
menjaga
kenyamanan
tanpa
boros
bahan
bakar.
Baca
juga:
Tracker
luncurkan
dua
produk
apparel
berkendara
Baca
juga:
Cara
menerapkan
eco
driving
agar
irit
BBM
dan
kendaraan
awet
Pewarta:
Sean
Anggiatheda
Sitorus
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025