
Jakarta
Timur,
9
Mei
2025
Menteri
Kesehatan
(Menkes)
Budi
Gunadi
Sadikin
mengusulkan
agar
kader
kesehatan
di
seluruh
Indonesia
dilibatkan
dalam
lomba
penemuan,
pengobatan,
dan
pendampingan
pasien
tuberkulosis
(TBC)
hingga
sembuh.
Hal
ini
sebagai
bentuk
apresiasi
atas
peran
besar
kader
dalam
upaya
eliminasi
TBC.
“Tolong
dicatat
seluruh
Indonesia,
saya
lombakan
kader-kader
yang
paling
banyak
menemukan
pasien
TBC,
paling
banyak
mengobati,
dan
paling
banyak
pasien
yang
sembuh.
Mereka
akan
saya
undang
secara
khusus
sebagai
bentuk
penghargaan
dari
Kementerian
Kesehatan,”
ujar
Menkes
Budi
dalam
acara
Peluncuran
Nasional
Gerakan
Bersama
Penguatan
Desa
dan
Kelurahan
Siaga
TBC
di
Jakarta
Timur,
Jumat
(9/5).
Wali
Kota
Jakarta
Timur
menyambut
baik
ide
Menkes
Budi
dan
menyampaikan
bahwa
wilayahnya
telah
menetapkan
seluruh
kelurahan
sebagai
kampung
bebas
TBC.
Dari
total
65
kelurahan
di
Jakarta
Timur,
Kampung
Rambutan
dinilai
sebagai
yang
terbaik
dalam
pelaksanaan
program
ini.
“Saya
baru
dua
hari
bertugas
di
Jakarta
Timur,
tapi
saya
sudah
melihat
potensi
besar
dari
Kampung
Rambutan.
Momen
ini
akan
saya
jadikan
sebagai
ajang
perlombaan
antar-kelurahan
menjelang
HUT
DKI
atau
HUT
RI.
Kita
lihat
siapa
yang
bisa
menyaingi
Kampung
Rambutan,”
ujarnya.
Menurutnya,
di
DKI
Jakarta,
saat
ini
telah
ada
124
kampung
yang
dinyatakan
bebas
TBC.
Menkes
pun
mengapresiasi
berbagai
ide
dan
inisiatif
yang
mendukung
percepatan
penanggulangan
TBC.
Salah
satunya
adalah
gagasan
dari
Satpol
PP
yang
bersedia
mendampingi
kader
saat
menjangkau
masyarakat.
“Idenya
bagus
tuh.
Satpol
PP
bisa
bantu
kawal
para
kader
saat
turun
ke
lapangan,”
kata
Menkes
Budi.
Inovasi
lainnya
datang
dari
tingkat
kecamatan,
yang
mewajibkan
pasien
TBC
resisten
untuk
mengirimkan
video
saat
meminum
obat,
lengkap
dengan
penunjukan
obat
dan
timestamp.
Tujuannya
untuk
memastikan
kepatuhan
pengobatan
dan
mencegah
resistensi.
“Kita
harus
benar-benar
pastikan
pasien
minum
obat
dengan
tuntas.
Lewat
video
itu
kita
bisa
awasi
langsung,
apakah
pasien
patuh
atau
tidak.
Ini
penting
agar
pengobatannya
berhasil,”
lanjut
Menkes.
Saat
ini
telah
digelar
peluncuran
gerakan
nasional
ini
berlangsung
di
Kantor
Lurah
Rambutan,
Kecamatan
Ciracas,
Jakarta
Timur.
Gerakan
bersama
ini
merupakan
bagian
penting
dalam
percepatan
penanggulangan
TBC
berbasis
masyarakat.
Desa
dan
kelurahan
siaga
TBC
diharapkan
menjadi
wilayah
yang
siap
dan
mandiri
dalam
pencegahan
dan
penanganan
TBC
secara
berkelanjutan.
Kelurahan
Rambutan
dipilih
sebagai
lokasi
peluncuran
karena
telah
terbukti
menjadi
contoh
sukses
dalam
implementasi
kampung
siaga
TBC.
Melalui
kegiatan
ini,
pemerintah
ingin
memperkuat
komitmen
nasional
untuk
mewujudkan
Indonesia
bebas
TBC.
Sinergi
antara
desa,
kelurahan,
dan
seluruh
elemen
masyarakat
menjadi
kunci
utama
dalam
mencapai
tujuan
tersebut.
Berita
ini
disiarkan
oleh
Biro
Komunikasi
dan
Informasi
Publik,
Kementerian
Kesehatan
RI.
Untuk
informasi
lebih
lanjut
dapat
menghubungi
nomor
hotline
Halo
Kemenkes
melalui
nomor
hotline
1500-567,
SMS
081281562620
dan
alamat
email
[email protected].
(D2/SK)
Kepala
Biro
Komunikasi
dan
Pelayanan
Publik
Aji
Muhawarman,
ST,
MKM