
Jakarta
(ANTARA)
–
Pembangunan
nasional
selalu
menjadi
fokus
utama
dalam
menciptakan
perubahan
yang
signifikan
bagi
masyarakat.
Setiap
periode
pemerintahan
memiliki
strategi
tersendiri
untuk
mencapai
kemajuan
yang
lebih
cepat
dan
merata.
Dalam
lima
tahun
ke
depan,
pemerintah
telah
merancang
berbagai
langkah
jelas
yang
tidak
hanya
bersifat
jangka
panjang,
tetapi
juga
dapat
memberikan
dampak
nyata
dalam
waktu
singkat.
Salah
satu
strategi
utama
yang
dirancang
dalam
Rencana
Pembangunan
Jangka
Menengah
Nasional
(RPJMN)
2025-2029
adalah
8
Quick
Wins
Pembangunan
Nasional.
Program
ini
bertujuan
untuk
menangani
permasalahan
mendesak
dengan
solusi
yang
cepat,
tepat,
dan
terukur.
Dari
peningkatan
layanan
kesehatan
hingga
pembangunan
infrastruktur,
setiap
inisiatif
dalam
program
ini
dirancang
untuk
memberikan
manfaat
langsung
bagi
masyarakat
sekaligus
memperkuat
fondasi
pembangunan
jangka
panjang.
Dengan
adanya
8
Quick
Wins,
pemerintah
ingin
memastikan
bahwa
pertumbuhan
ekonomi,
kesejahteraan
sosial,
dan
kualitas
hidup
masyarakat
dapat
meningkat
lebih
cepat.
Lalu,
apa
saja
program
yang
termasuk
dalam
8
Quick
Wins
ini?
Berikut
penjelasannya.
8
Program
Hasil
Terbaik
Cepat
(Quick
Wins)
Delapan
program
hasil
terbaik
cepat
ditujukan
untuk
menjawab
permasalahan
serta
tantangan
utama
secara
cepat,
tepat,
dan
terukur
guna
menciptakan
struktur
yang
kokoh
dalam
menunjang
pelaksanaan
berbagai
program
pembangunan
nasional.
Visualisasi
uraian
delapan
program
hasil
terbaik
cepat
dijabarkan
sebagai
berikut:
1.
Memberi
makan
siang
dan
susu
gratis
di
sekolah
dan
pesantren,
serta
bantuan
gizi
untuk
anak
balita
dan
ibu
hamil.
2.
Menyelenggarakan
pemeriksaan
kesehatan
gratis,
menuntaskan
kasus
TBC,
dan
membangun
rumah
sakit
lengkap
berkualitas
di
kabupaten.
3.
Mencetak
dan
meningkatkan
produktivitas
lahan
pertanian,
dengan
lumbung
pangan
desa,
daerah,
dan
nasional.
4.
Membangun
sekolah-sekolah
unggul
terintegrasi
di
setiap
kabupaten,
serta
memperbaiki
sekolah-sekolah
yang
rusak.
5.
Menambah
dan
memberikan
program
kartu-kartu
kesejahteraan
serta
memastikan
bantuan
sosial
tepat
sasaran.
6.
Menaikkan
gaji
ASN
(TNI/Polri,
guru,
dosen,
tenaga
kesehatan,
dan
penyuluh),
serta
pensiunan
dan
menghilangkan
kemiskinan
ekstrem.
7.
Membangun
dan
melanjutkan
infrastruktur
desa
dan
kota,
termasuk
infrastruktur
transportasi,
teknologi,
dan
perumahan
murah
bersubsidi
bagi
masyarakat
miskin,
generasi
muda,
serta
masyarakat
berpenghasilan
rendah
(MBR).
8.
Menambah
rasio
penerimaan
negara
dan
meningkatkan
rasio
penerimaan
negara
terhadap
produk
domestik
bruto
(PDB)
ke
23%.
Program-program
ini
diharapkan
mampu
memberikan
dampak
langsung
bagi
masyarakat
sekaligus
membangun
fondasi
yang
lebih
kuat
menuju
Indonesia
Emas
2045.
Baca
juga:
Menuju
Indonesia
Emas
2045,
ini
fokus
RPJMN
2025-2029
Baca
juga:
Pembentukan
Koperasi
Desa
Merah
Putih
sejalan
dengan
RPJMN
2025-2029
Baca
juga:
Bappenas
tekankan
pembaruan
MoU
dengan
IFPRI
terkait
ketahanan
pangan
Pewarta:
Allisa
Luthfia
Editor:
Alviansyah
Pasaribu
Copyright
©
ANTARA
2025