Jakarta
(ANTARA)

Warga
Jakarta
di
beberapa
titik
wilayah
mengeluhkan
kelangkaan
gas
LPG
3kg
yang
telah
berlangsung
selama
sepekan
terakhir.
Kelangkaan
ini
berdampak
pada
lonjakan
harga
pasaran
gas
LPG
3kg
yang
kini
mencapai
Rp24.000
hingga
Rp25.000
per
tabung
di
tingkat
konsumen,
jauh
di
atas
harga
normal.

Ine
Puji
(50),
salah
satu
warga
Joglo,
Kembangan,
Jakarta
Barat,
mengungkapkan
kesulitan
dalam
mencari
pasokan
gas
LPG
3kg
di
beberapa
pemasok.

Ia
mengatakan
bahwa
selama
sepekan
terakhir,
dirinya
sulit
untuk
menemukan
gas
subsidi
pemerintah
ini,
yang
menyebabkan
masalah
bagi
dirinya
dan
warga
sekitar.

Akibat
kelangkaan
tersebut,
ia
terpaksa
beralih
menggunakan
kompor
minyak
tanah
sebagai
alternatif
untuk
memasak.
Namun,
ia
mengaku
kesulitan
karena
pilihan
ini
tidak
semudah
gas
LPG
3kg
yang
biasa
digunakan
untuk
kebutuhan
sehari-hari,
ditambah
lagi
minyak
tanah
kini
sudah
cukup
langka
ditemukan
di
pasaran.



Baca
juga:

Hiswana
sebut
HET
LPG
3
kg
di
Sumsel
naik
jadi
Rp18.500
per
tabung

“Selama
seminggu
terakhir,
saya
agak
kesulitan
nyari
gas
LPG
3kg.
Beruntung,
saya
masih
punya
cadangan
kompor
minyak
tanah,
jadi
saya
gunain
sementara
untuk
masak
sehari-hari,”
ungkapnya.

“Tapi,
minyak
tanah
sekarang
lumayan
jarang.
Tapi,
sejauh
ini
masih
cukup
gampang
nyarinya,
kebanding
gas
subsidi
yang
lagi
langka
sekarang
ini,”
tambahnya.

Menyikapi
kelangkaan
gas
LPG
3kg,
masyarakat
dapat
mempertimbangkan
beberapa
alternatif
untuk
memenuhi
kebutuhan
memasak.
Mengingat
kondisi
ini
bukanlah
hal
yang
terjadi
sekali
atau
dua
kali,
solusi-solusi
untuk
mengatasi
masalah
tersebut
penting
untuk
diketahui.

Untuk
mengatasi
kelangkaan
gas
ini,
terdapat
beberapa
alternatif
memasak
yang
bisa
dipertimbangkan
oleh
masyarakat.
Berbagai
pilihan
ini
dapat
menjadi
solusi
sementara
hingga
pasokan
gas
kembali
normal.
Berikut
beberapa
alternatif
memasak
yang
dapat
dipertimbangkan:



Baca
juga:

Pertamina
antisipasi
lonjakan
permintaan
LPG
3
kg
jelang
Imlek


7
alternatif
cara
menyikapi
kelangkaan
gas
3kg


1.
Kompor
induksi

Menggunakan
energi
listrik
untuk
menghasilkan
panas,
kompor
induksi
menjadi
pilihan
efisien
dan
ramah
lingkungan.
Pastikan
instalasi
listrik
rumah
Anda
memadai
untuk
penggunaan
kompor
induksi.


2.
Kompor
listrik

Kompor
listrik
menawarkan
kemudahan
dan
kepraktisan,
terutama
bagi
yang
tinggal
di
daerah
dengan
pasokan
listrik
stabil.
Pilih
kompor
dengan
daya
sesuai
kapasitas
rumah
tangga
Anda.



Baca
juga:

Subsidi
tepat
sasaran “gas
melon”


3.
Berpindah
ke
tabung
gas
12kg

Meskipun
sebagian
orang
merasa
terbebani
dengan
berat
dan
harga
tabung
gas
12kg,
banyak
yang
akhirnya
memilih
beralih
ke
tabung
gas
ini
karena
kelangkaan
gas
subsidi
yang
sering
terjadi.
Oleh
karena
itu,
beralih
ke
tabung
gas
12kg
bisa
menjadi
alternatif
yang
layak.


4.
Memasak
dengan
microwave

Meski
tidak
semua
jenis
makanan
cocok
dimasak
menggunakan
microwave,
untuk
beberapa
jenis
makanan
tertentu,
alat
ini
bisa
menjadi
alternatif
yang
cepat
dan
efisien
untuk
mengatasi
kelangkaan
gas
3kg.


5.
Menggunakan
tabung
gas
portable

Jika
tabung
gas
3kg
susah
ditemukan
dan
mahalnya
harga
gas
12kg,
alternatif
lainnya
adalah
menggunakan
tabung
gas
portable
yang
biasanya
dipakai
untuk
kompor
grill
atau
kompor
camping.
Harganya
terjangkau
dan
cukup
untuk
memasak
makanan
sederhana.



Baca
juga:

DKI
jelaskan
soal
kelangkaan
gas
elpiji
3
kg
di
Jakarta


6.
Kompor
minyak
tanah

Meskipun
kurang
populer
pada
era
saat
ini,
kompor
minyak
tanah
masih
tersedia
dan
dapat
menjadi
alternatif
saat
gas
Elpiji
langka.
Pastikan
ventilasi
ruangan
dan
sirkulasi
udara
memadai
saat
menggunakan
kompor
jenis
ini.


7.
Tungku
kayu
tradisional

Beberapa
warga
kembali
menggunakan
tungku
kayu
sebagai
alternatif
memasak.
Namun,
perlu
diperhatikan
dampak
kesehatan
dan
lingkungan
dari
penggunaan
tungku
kayu.

Penting
untuk
selalu
memprioritaskan
keselamatan
dan
kesehatan
saat
menggunakan
alternatif
memasak.
Pastikan
ventilasi
ruangan
memadai
dan
perhatikan
penggunaan
bahan
bakar
yang
aman
guna
menghindari
potensi
bahaya
yang
dapat
timbul.

Pemerintah
DKI
Jakarta
diharapkan
segera
melakukan
evaluasi
dan
penertiban
distribusi
gas
LPG
3kg
agar
pasokan
dapat
merata
dan
mengatasi
kelangkaan
yang
terjadi.
Masyarakat
juga
diimbau
untuk
melaporkan
praktik
penimbunan
atau
distribusi
yang
tidak
sesuai
agar
masalah
ini
dapat
ditangani
secara
efektif.



Baca
juga:

Pertamina
Patra
Niaga
siapkan
pasokan
9
juta
tabung
LPG
3
kg



Baca
juga:

Pertamina
menambah
fakultatif
711.800
tabung
LPG
subsidi
di
Jakarta

Pewarta:
M.
Hilal
Eka
Saputra
Harahap
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025

Source