
Jakarta,
10
September
2024
Untuk
memperingati
Hari
Pencegahan
Bunuh
Diri
pada
Selasa
(10/9),
Pusat
Kesehatan
Jiwa
Nasional
Rumah
Sakit
Marzoeki
Mahdi,
yang
berada
di
bawah
Kementerian
Kesehatan
(Kemenkes),
menyelenggarakan
webinar
tentang
tantangan
dan
prioritas
pencegahan
bunuh
diri
di
Indonesia.
Secara
global,
tema
peringatan
Hari
Pencegahan
Bunuh
Diri
tahun
ini
adalah
“Changing
the
Narrative
on
Suicide
–
Mengubah
Narasi
tentang
Bunuh
Diri.”
Pikiran
bunuh
diri
(suicidal
thoughts)
tidak
jauh
dari
kita—ia
ada
di
tengah
masyarakat,
keluarga,
sahabat,
bahkan
di
tempat
kerja.
Setiap
tahun,
lebih
dari
700.000
orang
kehilangan
nyawa
akibat
bunuh
diri
di
seluruh
dunia.
Kenyataan
yang
memilukan
ini
mengingatkan
bahwa
setiap
orang
dapat
berperan
dalam
mencegah
tragedi
bunuh
diri.
Kemenkes
berkomitmen
menghapus
stigma
terkait
gangguan
jiwa
dan
membangun
masyarakat
yang
peduli,
di
mana
setiap
individu
merasa
didengar
dan
diterima.
“Bunuh
diri
dan
gangguan
jiwa
bukanlah
sesuatu
yang
jauh
dari
kita.
Gangguan
jiwa
itu
nyata;
tidak
ada
yang
kebal
dari
gangguan
jiwa.
Kita
tidak
pernah
tahu
siapa
di
antara
kita
yang
mungkin
sedang
berjuang
dalam
keheningan,”
ungkap
Menteri
Kesehatan
Budi
Gunadi
Sadikin
dengan
penuh
rasa
empati.
“Saya
ingin
kita
semua
bertanya:
Jika
Anda,
atau
orang
yang
Anda
cintai
merasa
putus
asa,
bagaimana
Anda
ingin
orang-orang
di
sekitar
Anda
merespons?
Mari
kita
wujudkan
dunia
di
mana
semua
orang
merasa
ada
harapan
dan
dukungan,
sebelum
semuanya
terlambat.”
Kemenkes
menegaskan
bahwa
dengan
mengubah
narasi
tentang
bunuh
diri,
banyak
jiwa
yang
dapat
terselamatkan.
Kemenkes
mendorong
setiap
orang
untuk
berani
memulai
percakapan
mengenai
kesehatan
jiwa,
baik
di
rumah,
sekolah,
tempat
ibadah,
maupun
di
tempat
kerja.
Dengan
membangun
komunitas
yang
suportif,
setiap
orang
turut
berperan
dalam
membangun
dunia
di
mana
hidup
selalu
layak
diperjuangkan.
Menutup
pidatonya,
Menteri
Kesehatan
berpesan,
“It’s
okay
not
to
be
okay,
and
to
reach
out
for
help.”
Berita
ini
disiarkan
oleh
Biro
Komunikasi
dan
Pelayanan
Publik,
Kementerian
Kesehatan
RI.
Untuk
informasi
lebih
lanjut
dapat
menghubungi
nomor
hotline
Halo
Kemenkes
melalui
nomor
hotline
1500-567,
SMS
081281562620,
dan
alamat
email
kontak@kemkes.go.id.
Plt.
Kepala
Biro
Komunikasi
dan
Pelayanan
Publik
dr.
Siti
Nadia
Tarmizi,
M.Epid