
Sementara
Francine
bergerak
menuju
pesisir
Louisiana,
badai
tropis
tersebut
telah
menyebabkan
banjir
dan
memaksa
ditutupnya
sekolah-sekolah
di
Matamoros,
kota
yang
bertetangga
dengan
Texas,
di
negara
bagian
Tamaulipas
di
Meksiko
utara.
Pada
Selasa
(10/9)
sore,
Francine
masih
merupakan
badai
tropis
dengan
kecepatan
angin
maksimum
100
kilometer
per
jam
(kpj),
kata
Pusat
Badai
Nasional
AS.
Sistem
itu
berada
sekitar
610
km
barat
daya
Morgan
City,
Louisiana,
dan
bergerak
ke
timur
laut
dengan
kecepatan
14
kpj.
Menurut
peramal
cuaca,
Francine
diperkirakan
melanda
daratan
pada
Rabu
(11/9)
sore
atau
malam
sebagai
badai
Kategori
2
dengan
kecepatan
angin
155
hingga
175
kpj.
Francine
menarget
pesisir
Louisiana
yang
belum
sepenuhnya
pulih
dari
badai
Laura
dan
Delta
yang
menghancurkan
Lake
Charles
pada
2020,
dan
disusul
Badai
Ida
setahun
kemudian.
Francine
adalah
nama
badai
keenam
pada
musim
badai
Atlantik
tahun
ini.
[ka/jm]