Amerika
Serikat
dan
Rusia
merampungkan
pertukaran
tahanan
terbesarnya
dalam
sejarah
pascaSoviet
pada
hari
Kamis
(1/8),
di
mana
Moskow
membebaskan
jurnalis
Wall
Street
Journal
Evan
Gershkovich
dan
jurnalis
Radio
Free
Europe
Alsu
Kurmasheva.

Direktur
Eksekutif
Wartawan
Tanpa
Tapal
Batas
(Reporters
Without
Borders/RSF)
Clayton
Weimers
menyambut
berita
itu
dengan
gembira,
karena
ia
dan
para
koleganya
di
RSF
telah
terlibat
banyak
dalam
proses
pembebasan
Gerschkovich
dan
Kurmasheva.

“Kami
sangat
bahagia
di
RSF.
Kami
telah
mengupayakan
hal
ini
selama
berbulan-bulan,
bersama
mitra-mitra
kami
di
media
masing-masing
dan
pemerintah
AS,”
kata
Weimers.

Meski
demikian,
Weimers
mengatakan
bahwa
masih
ada
banyak
jurnalis
yang
belum
dibebaskan
dari
penjara-penjara
Rusia.

“Kami
menyerukan
pemerintah
Rusia
untuk
membebaskan
seluruh
40
lebih
jurnalis
tersisa
yang
masih
ditahan
di
Rusia,”
kata
Weimers.

[rd/jm]

Source