Surabaya (ANTARA) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi gencar mempromosikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) kepada para pengusaha muda asal Kota Pahlawan sebagai upaya menggerakkan perekonomian selama pandemi COVID-19.

“Tujuan saya mengajak pengusaha muda untuk mempromosikan beragam makanan dan minuman yang ada di SWK,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Selasa.

Eri mengaku sudah memulai dengan mengajak seorang pengusaha muda asal Surabaya sekaligus pemilik mobil sport Lamborghini, Melvin Tenggara menikmati makanan sekaligus berbuka puasa bersama di SWK kawasan Wiyung, Surabaya pada Senin (3/5) malam.

Pada saat menuju SWK, Melvin Tenggara mengajak Eri satu mobil dengannya. Mobil berplat nomor B 81 MLV warna abu-abu metalik itu sengaja disiapkan Melvin untuk mengajak Eri dari Balai Kota Surabaya menuju SWK.

Eri mengaku senang karena seorang pengusaha muda bersedia menikmati kuliner di SWK. Bahkan, pengusaha muda asal Surabaya itu turut serta membantu mempromosikan kuliner di sana. Ia pun berharap, masyarakat yang lain dapat mencontohnya.

“Dengan jiwanya yang besar tadi ingin membantu perekonomian, makan di sini mengatakan enak, nyaman. Bahkan pisang keju tadi yang baru pertama dirasakan enak. Saya ingin orang Surabaya yang lainnya tahu,” kata Eri.

Oleh sebab itu, Eri menyatakan, ke depan bakal semakin memasifkan promosi kuliner atau produk UMKM Surabaya. Cara promosi yang dilakukan Eri Cahyadi tidak hanya melalui media sosial milik pemkot, tapi juga menggandeng influencer dan mengajak pejabat pemkot untuk jadi marketing.

“Marketingnya bisa lewat youtuber, influencer, lewat wali kota-nya juga bisa jadi marketing. Nah, pejabat Pemkot Surabaya juga harus jadi marketing. Insya Allah bersama-sama kita gotong royong, saya yakin perekonomian di Surabaya akan bergerak lagi,” katanya.

Baca juga: Jembatan Sawunggaling diharapkan gerakkan ekonomi warga Surabaya
Baca juga: Wali Kota Surabaya minta warganya tahan diri tidak mudik Lebaran
Baca juga: Pemkot Surabaya siapkan beasiswa anak awak KRI Nanggala 402

 

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Source