Jakarta
(ANTARA)

THR
menjadi
tradisi
yang
melekat
setiap
tahun
dalam
perayaan
Idul
Fitri
di
Indonesia.
Pemberian
THR
tak
hanya
dalam
bentuk
gaji
tambahan,
tetapi
juga
berbentuk
uang
saku
bagi
anak-anak
hingga
hadiah
untuk
keluarga
dan
orang
terdekat.

Banyak
orang
ingin
memberikan
THR
dalam
bentuk
uang
kertas
yang
masih
rapi
dan
bersih.
Sehingga,
uang
baru
kerap
menjadi
incaran
dan
berlomba-lomba
ditukarkan
saat
awal
Ramadhan
.

Meningkatnya
kebutuhan
penukaran
uang
ini,
tak
jarang
dimanfaatkan
oleh
oknum
yang
menawarkan
jasa
penukaran
uang
secara
tidak
resmi,
seperti
yang
sering
terlihat
di
pinggir
jalan.

Meski
terlihat
praktis,
penukaran
di
tempat
ilegal
bisa
berisiko
kerugian,
seperti
biaya
tambahan
yang
tak
masuk
akal
hingga
penipuan
uang
palsu.

Uang
asli
hanya
resmi
diedarkan
oleh
lembaga
perbankan
negara.
Agar
lebih
aman
dan
pasti,
masyarakat
pun
disarankan
supaya
menukar
uang
baru
melalui
perbankan
yang
terpercaya,
salah
satunya
di
Bank
Mandiri.

Sebelum
menukar
uang
baru,
sebaiknya
masyarakat
melakukan
konfirmasi
untuk
memastikan
ketersediaan
uang
baru
di
kantor
cabang
Bank
Mandiri
terdekat.

Selain
itu,
penukaran
uang
baru
juga
bisa
dilakukan
melalui
mesin
ATM
dan
Mobile
Banking
(Livin
Mandiri)
jika
layanan
ini
tersedia.

Masih
jarang
sekali
diketahui
masyarakat,
berikut
adalah
cara
menukar
uang
baru
di
Bank
Mandiri
untuk
persiapan
THR
Lebaran
2025.



Baca
juga:

Cara
tukar
uang
baru
di
Kas
keliling
Bank
Indonesia
buat
Lebaran


Cara
tukar
uang
baru
di
Bank
Mandiri

Sebelum
menukarkan
uang
baru,
pastikan
uang
yang
akan
ditukar
dalam
kondisi
baik
dan
tidak
rusak,
seperti
penggunaan
selotip,
perekat,
lakban,
atau
steples
untuk
mengikat
lembaran
uang.

Alangkah
baiknya,
susun
uang
secara
rapi
dan
terkelompok
tanpa
perekat,
agar
lebih
mudah
diperiksa
dan
diproses
oleh
petugas
bank.

Lalu,
saat
datang
ke
kantor
cabang
Bank
Mandiri
terdekat,
bawalah
dokumen
penting
seperti
KTP,
kartu
ATM,
atau
buku
tabungan,
sebagai
syarat
utama
dalam
proses
ini.

Untuk
menukarkan
uang
lama
dengan
uang
baru
di
Bank
Mandiri,
berikut
cara
yang
dapat
diikuti:

1.
Setelah
tiba
di
kantor
cabang
Bank
Mandiri,
temui
petugas
bank
dan
informasikan
bahwa
Anda
ingin
menukarkan
uang
lama
dengan
uang
baru.

2.
Petugas
akan
memberikan
arahan
mengenai
prosedur
yang
harus
diikuti
oleh
nasabah.

3.
Ambil
nomor
antrean
dan
tunggu
giliran
untuk
dilayani
oleh
teller.

4.
Saat
nomor
antrean
Anda
dipanggil
menuju
teller,
serahkan
uang
lama
yang
ingin
ditukarkan.
Jangan
lupa
untuk
menyerahkan
dokumen
yang
dipersiapkan.



Baca
juga:

Lokasi
penukaran
uang
baru
Bank
Indonesia
untuk
wilayah
Jakarta

5.
Teller
akan
memeriksa
kondisi
uang
dan
memastikan
kelengkapan
dokumen.
Jika
semua
sudah
sesuai,
teller
akan
memproses
penukaran
uang.

Setelah
tahapan
proses
selesai,
teller
akan
memberikan
uang
baru
sesuai
dengan
pecahan
nominal
yang
ditukarkan.

Sebagaimana
diketahui,
Bank
Indonesia
(BI)
telah
meluncurkan
aplikasi
Penukaran
dan
Tarik
Uang
Rupiah
(PINTAR)
untuk
mengoptimalkan
masyarakat
dalam
menukar
uang
baru.

Melalui
aplikasi
atau
mengakses
situs

pintar.bi.go.id
,
masyarakat
dapat
melakukan
pemesanan
penukaran
uang
secara

online

sebelum
mendatangi
lokasi
penukaran
yang
tersedia
dan
dipilih.

Untuk
layanan
BI “Pintar”,
batas
maksimal
penukaran
uang
per
orang
yakni
Rp4,3
juta,
dengan
rincian
sebagai
berikut:

  • Rp50.000
    sebanyak
    30
    lembar
  • Rp20.000
    sebanyak
    25
    lembar
  • Rp10.000
    sebanyak
    100
    lembar
  • Rp5.000
    sebanyak
    200
    lembar
  • Rp2.000
    sebanyak
    100
    lembar

Dengan
memilih
penukaran
uang
melalui
Bank
Mandiri
atau
layanan
Bank
Indonesia “Pintar”,
masyarakat
dapat
memperoleh
uang
baru
dengan
aman,
tanpa
khawatir
akan
risiko
uang
palsu
atau
penipuan



Baca
juga:

Cara
tukar
uang
baru
di
Bank
BSI
untuk
persiapan
Lebaran



Baca
juga:

Begini
cara
menukar
uang
baru
di
Bank
BNI
untuk
persiapan
Lebaran

Pewarta:
Putri
Atika
Chairulia
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025

Source