
Jakarta
(ANTARA)
–
Ritel
ternama
ACE
Hardware
resmi
mengumumkan
penghentian
operasinya
di
Indonesia
mulai
hari
ini
1
Januari
2025,
setelah
beroperasi
selama
29
tahun
di
Indonesia.
Kabar
ini
mengejutkan
banyak
pihak,
terutama
pelanggan
setia
yang
selama
bertahun-tahun
mengandalkan
ACE
Hardware
sebagai
tempat
utama
untuk
memenuhi
kebutuhan
peralatan
rumah
tangga,
perbaikan,
dan
gaya
hidup.
Dengan
banyaknya
perhatian
yang
muncul,
banyak
orang
yang
ingin
tahu
alasan
di
balik
keputusan
ritel
ternama
ACE
Hardware
untuk
menghentikan
operasinya
pada
awal
tahun
2025.
Berikut
ini
adalah
penjelasan
terkait
hal
tersebut,
yang
dirangkum
dari
berbagai
sumber.
Alasan
ACE
Hardware
berhenti
beroperasi
Diketahui
penghentian
operasional
ACE
Hardware
di
Indonesia
terjadi
karena
PT
Aspirasi
Hidup
Indonesia
Tbk
(AHI)
atau
ACES
memilih
untuk
tidak
memperpanjang
lisensi
dengan
ACE
Hardware
International
Holdings,
Ltd.
Lisensi
tersebut
diketahui
berakhir
pada
31
Desember
2024.
Langkah
ini
sejalan
dengan
fokus
dan
rencana
pengembangan
bisnis
perusahaan
di
masa
depan,
yang
berorientasi
pada
tren
pasar
dan
perubahan
preferensi
konsumen
yang
terus
berkembang.
Perusahaan
yakin
dapat
terus
maju
dengan
menciptakan
pertumbuhan
bisnis
yang
lebih
relevan
dan
berkelanjutan,
serta
meningkatkan
pengalaman
berbelanja
pelanggan
sebagai
sumber
inspirasi
untuk
kehidupan
yang
lebih
baik.
Di
sisi
lain,
Direktur
PT
Aspirasi
Hidup
Indonesia
Tbk,
Gregory
S.
Widjaja,
mengungkapkan
bahwa
perusahaan
saat
ini
sedang
mempersiapkan
identitas
merek
baru.
Dengan
perubahan
nama
perseroan,
jaringan
ritel
yang
sebelumnya
menggunakan
nama
toko
ACE
Hardware
juga
akan
mengalami
pergantian,
mengingat
nama
tersebut
merupakan
bagian
dari
perjanjian
lisensi
dengan
ACE
Hardware
International
Holdings,
Ltd.
Apa
nama
baru
yang
akan
digunakan
oleh
Ace
Hardware?
Ace
Hardware
akan
beralih
nama
menjadi
PT
Aspirasi
Hidup
Indonesia
Tbk
(AHI),
menandai
langkah
baru
dalam
perjalanan
perusahaan
di
industri
ritel
Indonesia
Meskipun
begitu,
perusahaan
akan
tetap
menggunakan
kode
emiten
ACES,
sementara
identitas
merek
baru
masih
dalam
tahap
persiapan.
Keputusan
untuk
mengganti
nama
Ace
Hardware
disetujui
dalam
Rapat
Umum
Pemegang
Saham
Luar
Biasa
(RUPSLB)
yang
dilaksanakan
pada
7
Juni
2024,
dan
diumumkan
pada
27
Agustus
2024
melalui
Bursa
Efek
Indonesia
(BEI).
Langkah
ini
sejalan
dengan
fokus
dan
rencana
pengembangan
bisnis
perusahaan
untuk
menyesuaikan
dengan
tren
pasar
serta
perubahan
preferensi
konsumen
yang
terus
berkembang.
Sebagai
informasi
tambahan,
PT
Aspirasi
Hidup
Indonesia
Tbk
(ACES)
merupakan
salah
satu
unit
bisnis
di
bawah
naungan
Kawan
Lama
Group,
yang
juga
mengelola
merek-merek
seperti
ACE
Indonesia,
ATARU,
dan
Pendopo.
ACES
juga
terdaftar
dalam
indeks
LQ45,
Kompas
100,
Daftar
Efek
Syariah,
dan
Indeks
Saham
Syariah.
Perubahan
nama
ini
diharapkan
dapat
lebih
menggambarkan
peran
perusahaan
yang
lebih
luas,
tidak
hanya
sekadar
menyediakan
produk,
tetapi
juga
sebagai
sumber
aspirasi
dan
inspirasi
untuk
kehidupan
yang
lebih
baik.
Baca
juga:
Sejarah
berdirinya
ritel
ACE
Hardware
di
Indonesia
Baca
juga:
RUPST
ACE
Hardware
menyetujui
bagikan
dividen
Rp574
miliar
Baca
juga:
Aces
Tambah
Lima
Gerai
Rp210
Miliar
Pewarta:
Sean
Anggiatheda
Sitorus
Editor:
Alviansyah
Pasaribu
Copyright
©
ANTARA
2025