
Jakarta
(ANTARA)
–
Di
era
digital
yang
serba
terhubung,
menjaga
keamanan
data
pribadi
dan
perusahaan
menjadi
semakin
penting.
Terlebih
lagi,
perangkat
seluler
kini
tak
hanya
digunakan
untuk
kebutuhan
pribadi,
tetapi
juga
menunjang
aktivitas
bisnis
yang
melibatkan
data-data
sensitif.
Samsung
sebagai
salah
satu
produsen
ponsel
pintar
terkemuka
menghadirkan
solusi
keamanan
bernama
Samsung
Knox,
yang
merupakan
platform
keamanan
berlapis
yang
melindungi
perangkat
mulai
dari
level
hardware
hingga
software.
Lalu,apa
itu
sebenarnya
Samsung
Knox?
Dan
apa
saja
keunggulannya?
Simak
penjelasannya
berikut
ini
yang
telah
dihimpun
dari
berbagai
sumber
Mengenal
Samsung
Knox
Samsung
Knox
merupakan
fondasi
utama
dalam
menjaga
keamanan
perangkat
pribadi,
solusi
bisnis
perusahaan,
serta
berbagai
layanan
digital.
Platform
keamanan
ini
dibangun
dengan
berlapis-lapis
mekanisme
perlindungan
yang
dirancang
untuk
menghadang
ancaman
dari
perangkat
lunak
berbahaya
maupun
upaya
peretasan.
Kredibilitas
Knox
pun
telah
diakui
secara
global,
terbukti
dengan
berbagai
sertifikasi
dari
lembaga
pemerintah,
organisasi
keamanan,
hingga
pihak
ketiga
yang
bergerak
di
bidang
keamanan
siber.
Sejak
pertama
kali
diaktifkan,
perangkat
Samsung
Galaxy
sudah
langsung
mendapatkan
perlindungan
dari
Samsung
Knox.
Baca
juga:
6
fitur
keamanan
Samsung
yang
jarang
diketahui
tapi
sangat
penting
Singkatnya,
Knox
adalah
sistem
keamanan
bawaan
yang
hadir
di
perangkat
Samsung
Galaxy
sejak
pertama
kali
dikenalkan
pada
tahun
2013,
dengan
tujuan
utama
menjaga
keamanan
data
pengguna,
terutama
bagi
kalangan
bisnis
yang
mengandalkan
ponsel
untuk
aktivitas
profesional.
Melalui
Samsung
Knox,
data-data
penting
pengguna
seperti
kata
sandi,
informasi
pembayaran,
hingga
data
biometrik
dilindungi
dari
potensi
penyalahgunaan
atau
peretasan.
Kehadiran
Knox
membuat
perangkat
Samsung
lebih
aman
dan
menjaga
privasi
penggunanya
tetap
terlindungi.
Pengguna
pun
diberikan
kendali
penuh
untuk
mengatur
siapa
saja
yang
dapat
mengakses
data
mereka
serta
bagaimana
data
tersebut
digunakan.
Bahkan,
Knox
juga
memiliki
kemampuan
untuk
memberikan
peringatan
ketika
sistem
mendeteksi
adanya
ancaman
terhadap
data.
Hampir
seluruh
ponsel
Samsung
keluaran
terbaru
sudah
dibekali
dengan
Knox,
termasuk
seri
Galaxy
kelas
menengah
seperti
Galaxy
A.
Sementara
itu,
untuk
lini
flagship
atau
premium,
Samsung
melengkapi
perangkat-nya
dengan
tingkat
keamanan
yang
lebih
tinggi
bernama
Knox
Vault,
yang
menawarkan
perlindungan
ekstra
bagi
data
paling
sensitif.
Baca
juga:
Samsung
Galaxy
S26
Ultra
mungkin
dibekali
sensor
kamera
Sony
200
MP
Keunggulan
Samsung
Knox
1.
Perlindungan
menyeluruh
pada
perangkat
keras
Saat
ini,
ancaman
keamanan
tidak
hanya
menyasar
perangkat
lunak,
tetapi
juga
menargetkan
perangkat
keras
ponsel
secara
langsung.
Serangan
seperti
ini
dapat
menyebabkan
kerusakan
fungsi
yang
serius.
Untuk
mengatasinya,
Samsung
Knox
menghadirkan
perlindungan
berlapis
yang
bekerja
mencegah
serangan
masuk
ke
komponen
penting
perangkat.
Selain
itu,
Knox
menjaga
keamanan
sistem
root,
area
penting
di
perangkat
keras
tempat
sebagian
besar
data
sensitif
disimpan.
2.
Keamanan
kernel
yang
selalu
aktif
Ponsel
pintar
umumnya
aktif
sepanjang
waktu,
sehingga
tidak
memiliki
kesempatan
untuk
mengaktifkan
proteksi
Secure
Boot
yang
biasanya
berjalan
saat
perangkat
pertama
kali
menyala.
Samsung
Knox
menjawab
tantangan
ini
melalui
fitur
Real-time
Kernel
Protection
(RKP),
yang
secara
terus-menerus
memantau
dan
melindungi
kernel
bagian
inti
dari
sistem
operasi
Android.
Fitur
ini
bertugas
mencegah
perubahan
tidak
sah
atau
upaya
manipulasi
kernel
yang
bisa
dimanfaatkan
peretas
untuk
mengambil
alih
sistem.
Baca
juga:
Spesifikasi
dan
harga
Samsung
Galaxy
Z
Flip
7
3.
Pembaruan
keamanan
lebih
panjang
Samsung
Knox
juga
berkontribusi
dalam
memberikan
pembaruan
keamanan
yang
konsisten
dan
bertahan
lama,
bahkan
ketika
perangkat
sudah
tidak
lagi
tergolong
baru.
Durasi
pembaruan
keamanan
pada
perangkat
Samsung
Galaxy
umumnya
berlangsung
minimal
empat
hingga
lima
tahun,
tergantung
pada
jenis
perangkat-nya.
Bahkan
Samsung
memperpanjang
masa
pembaruan
sistem
keamanan
Android
untuk
beberapa
perangkat
Galaxy
lawas
hingga
empat
tahun,
memastikan
perlindungan
tetap
optimal
meski
perangkat
berusia
lama.
4.
Perlindungan
berlapis
dari
hardware
hingga
software
Samsung
Knox
melindungi
perangkat
mulai
dari
level
paling
dasar
(hardware)
hingga
sistem
operasi
dan
aplikasi.
Ini
memberikan
pertahanan
menyeluruh
yang
sulit
ditembus
oleh
peretas
atau
malware.
5.
Keamanan
aktif
sejak
perangkat
dinyalakan
Berbeda
dengan
antivirus
biasa
yang
bekerja
setelah
sistem
berjalan,
Knox
sudah
aktif
sejak
proses
booting
(Secure
boot)
dan
terus
melindungi
perangkat
secara
real-time
selama
ponsel
digunakan.
Baca
juga:
Samsung
ungkap
beragam
fitur
Galaxy
AI
yang
tetap
gratis
selamanya
Pewarta:
Sean
Anggiatheda
Sitorus
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025
Dilarang
keras
mengambil
konten,
melakukan
crawling
atau
pengindeksan
otomatis
untuk
AI
di
situs
web
ini
tanpa
izin
tertulis
dari
Kantor
Berita
ANTARA.