Jakarta
(ANTARA)

Molly
Prabawaty
resmi
dilantik
sebagai
Staf
Ahli
bidang
Komunikasi
dan
Media
Massa
oleh
Menteri
Komunikasi
dan
Digital
Meutya
Hafid
pada
Senin,
13
Januari
2025
di
Lapangan
Anantakupa,
Kementerian
Komdigi,
Jakarta.

Sebelumnya
Molly
Prabawaty
dipercaya
untuk
menjabat
sebagai
Pelaksana
Tugas
(Plt.)
Direktur
Jenderal
Komunikasi
Publik
dan
Media
Kementerian
Komunikasi
dan
Digital
sejak
25
November
2024,
yang
tertuang
dalam
Surat
Perintah
Pelaksana
Tugas
yang
ditandatangani
langsung
oleh
Meutya
Hafid.

Molly
memiliki
latar
belakang
pendidikan
yang
kuat
di
bidang
ilmu
politik
dan
administrasi
publik.
Ia
merupakan
lulusan
S1
di
Jurusan
Ilmu
Politik
Universitas
Indonesia
pada
1996,
dan
meraih
gelar
S2
administrasi
publik
di
Sekolah
Tinggi
Ilmu
Administrasi
Lembaga
Administrasi
Negara
(LAN)
Republik
Indonesia
pada
tahun
2007.



Baca
juga:

Menkomdigi
percayakan
posisi
Plt.
Dirjen
KPM
pada
Molly
Prabawaty

Molly
menjabat
sebagai
Asisten
Deputi
Literasi,
Inovasi,
dan
Kreativitas
Deputi
Bidang
Koordinasi
Revolusi
Mental,
Pemajuan
Kebudayaan,
dan
Prestasi
Olahraga
di
Kementerian
Koordinator
Bidang
Pembangunan
Manusia
dan
Kebudayaan
selama
2022-2023,
dan
memiliki
pangkat
IV/C
atau
Pembina
Utama
Muda.

Ia
juga
pernah
menjabat
sebagai
Asisten
Deputi
Pemajuan
dan
Pelestarian
Kebudayaan
di
kedeputian
yang
sama
dengan
tugas
menggalakkan
program-program
literasi,
inovasi,
dan
pelestarian
budaya.

Memasuki
tahun
2024,
ia
mulai
bertugas
dengan
posisi
yang
sama
dengan
yang
ia
jabat
sekarang,
yaitu
sebagai
Staf
Ahli
Bidang
Komunikasi
dan
Media
Massa
di
Kementerian
Komunikasi
dan
Informatika,
yang
sekarang
disebut
Kementerian
Komunikasi
dan
Digital.

Selama
bertugas
di
pemerintahan,
Molly
sempat
memperoleh
beberapa
penghargaan,
salah
satunya
sebagai
bagian
dari
Tim
Penilai

Innovation
Government
Award

pada
2022
dan
2023.

Selain
itu,
Molly
mendapatkan
Satya
Lancana
Karya
Satya
XX
Tahun
untuk
dedikasinya
selama
dua
dekade
dalam
pelayanan
publik.



Baca
juga:

Profil
Ismail
Sekretaris
Jenderal
Komdigi
yang
baru
dilantik

Molly
juga
berpartisipasi
dalam
seminar
dan
kongres,
termasuk
Gelar
Karya
Revolusi
Mental
Seminar
Nasional
dengan
tema “Kepeloporan
Generasi
Digital
Menyongsong
Indonesia
Maju”
dan
Kongres
Bahasa
Jawa
VII.

Dalam
program
Dukungan
Pemerintah
Pusat
dalam
Upaya
Pengembangan
dan
Pelindungan
Bahasa
dan
Sastra
Daerah
Molly
dipercaya
sebagai
pembicara.

Ia
juga
dipercaya
menjadi
penanggung
jawab
dalam
pengerjaan
tugas
pemerintahan
seperti
pembahasan
Rancangan
Undang-Undang
Bahasa
Daerah
serta
penerbitan
SNI
Fon
dan
Tata
Letak
Papan
Tombol
untuk
Aksara
Jawa,
Sunda,
Bali,
Pegon,
dan
Kawi.

Dirinya
terlibat
pula
dalam
penyusunan
Surat
Keputusan
Menteri
Koordinator
Bidang
Pembangunan
Manusia
dan
Kebudayaan
Nomor
35
Tahun
2022
tentang
Tim
Koordinasi
Layanan
Advokasi
Bagi
Penghayat
Kepercayaan
Terhadap
Tuhan
Yang
Maha
Esa
dan
Masyarakat
Adat.

Dengan
latar
belakang
pendidikan
dan
pengalamannya
dalam
pemerintahan,
Molly
Prabawaty
dinilai
sebagai
sosok
yang
tepat
untuk
kembali
mengisi
jabatan
sebagai
Staf
Ahli
bidang
Komunikasi
dan
Media
Massa



Baca
juga:

Lukisan
karya
narapidana
Lapas
Suliki
dibeli
oleh
Wamen
Komdigi



Baca
juga:

Menkomdigi
minta
pejabat
baru
berkolaborasi
dan
hindari
pemborosan

Pewarta:
Raihan
Fadilah
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025

Source