
Jakarta
(ANTARA)
–
Kabel
charger
merupakan
salah
satu
komponen
vital
pada
perangkat
smartphone
yang
kerap
luput
dari
perhatian.
Padahal,
perawatan
kabel
charger
sama
pentingnya
dengan
perawatan
smartphone
itu
sendiri,
karena
kondisi
kabel
charger
yang
baik
akan
berpengaruh
langsung
pada
proses
pengisian
daya
baterai.
Di
era
digital
saat
ini,
hampir
seluruh
aktivitas
harian
bergantung
pada
smartphone.
Daya
baterai
yang
terisi
penuh
menjadi
syarat
utama
agar
perangkat
dapat
digunakan
secara
optimal
sepanjang
hari.
Untuk
itu,
kabel
charger
yang
awet
dan
berfungsi
baik
akan
mendukung
kelancaran
aktivitas
pengguna.
Beberapa
faktor
penyebab
kabel
charger
cepat
rusak
di
antaranya
adalah
kebiasaan
menekuk
kabel
secara
berlebihan,
kabel
yang
terjepit
atau
tertindih,
hingga
cara
penyimpanan
yang
tidak
tepat.
Agar
kabel
charger
tetap
awet
dan
dapat
digunakan
dalam
jangka
waktu
panjang,
berikut
beberapa
langkah
penyimpanan
dan
perawatan
yang
perlu
diperhatikan,
sebagaimana
dilansir
dari
situs
resmi
Eraspace:
1.
Jangan
menekuk
kabel
saat
dicolok
Saat
sedang
melakukan
pengisian
daya,
pastikan
kabel
charger
tidak
dalam
posisi
tertarik
atau
tertekan.
Berikan
ruang
yang
cukup
agar
kabel
tetap
kendur
dan
tidak
terjepit
benda
lain.
Kebiasaan
membiarkan
kabel
charger
tertindih
atau
tertarik
dapat
menyebabkan
kabel
putus
di
bagian
dalam
sehingga
arus
listrik
terhambat.
Dalam
jangka
panjang,
hal
ini
juga
berisiko
menimbulkan
arus
pendek.
2.
Gulung
kabel
dengan
perlahan
Setelah
selesai
digunakan,
kabel
charger
sebaiknya
digulung
dengan
cara
yang
tepat.
Hindari
menggulung
kabel
terlalu
erat
atau
berlebihan
karena
dapat
membuat
kabel
menjadi
kusut
dan
rusak.
Disarankan
untuk
menggulung
kabel
secara
longgar,
cukup
tiga
hingga
empat
kali
lilitan,
kemudian
selipkan
ujung
kabel
di
antara
gulungan
tersebut
agar
tetap
rapi.
Alternatif
lainnya
adalah
menggunakan
penjepit
khusus
kabel
agar
tidak
mudah
terurai.
3.
Tarik
kabel
secara
perlahan
setelah
digunakan
Cara
melepaskan
kabel
charger
juga
perlu
diperhatikan.
Setelah
pengisian
daya
selesai,
hindari
menarik
kabel
dengan
menarik
langsung
gulungan
kabelnya.
Sebaiknya
tarik
melalui
bagian
ujung
konektor
yang
menempel
pada
smartphone.
Menarik
kabel
secara
sembarangan
dapat
membuat
kabel
putus
atau
konektor
menjadi
longgar,
sehingga
memperpendek
usia
pakai
kabel
dan
bahkan
dapat
merusak
port
pada
smartphone.
4.
Simpan
kabel
charger
pada
tempat
yang
aman
Langkah
selanjutnya
adalah
menyimpan
kabel
charger
di
tempat
yang
aman
dan
tertata
rapi.
Pengguna
disarankan
untuk
memanfaatkan
kotak
atau
case
khusus
agar
kabel
tidak
tertekan
oleh
barang
lain
di
dalam
tas.
Selain
mencegah
kabel
tertekuk,
cara
ini
juga
meminimalkan
risiko
kabel
hilang
atau
terselip.
Jika
perlu,
tambahkan
pelindung
kabel
yang
kini
banyak
tersedia
dengan
beragam
desain
menarik.
Pelindung
ini
akan
membantu
mencegah
kabel
mengalami
kerusakan
pada
bagian
ujung
yang
rawan
tertekuk.
Melalui
penerapan
cara
penyimpanan
yang
benar
dan
perawatan
yang
tepat,
kabel
charger
dapat
bertahan
lebih
lama
sehingga
mendukung
penggunaan
smartphone
secara
maksimal.
Kebiasaan
kecil
ini
penting
dilakukan
agar
pengguna
tidak
perlu
sering
mengganti
charger
akibat
kerusakan
yang
sebenarnya
dapat
dicegah.
Baca
juga:
Cara
merawat
kabel
charger
laptop
agar
awet
dan
tahan
lama
Baca
juga:
6
bahaya
main
HP
sambil
dicas,
dan
cara
mencegahnya
Baca
juga:
Apakah
iPhone
harus
dimatikan
saat
diisi
daya?
Ini
faktanya
Pewarta:
Raihan
Fadilah
Editor:
Alviansyah
Pasaribu
Copyright
©
ANTARA
2025
Dilarang
keras
mengambil
konten,
melakukan
crawling
atau
pengindeksan
otomatis
untuk
AI
di
situs
web
ini
tanpa
izin
tertulis
dari
Kantor
Berita
ANTARA.