Jakarta
(ANTARA)

Saat
mengakses
sebuah
situs
web,
Anda
mungkin
pernah
melihat
notifikasi
yang
meminta
persetujuan
penggunaan
“cookie”.
Tidak
sedikit
pengguna
internet
yang
mengabaikannya,
padahal

cookie

memainkan
peran
penting
dalam
pengalaman
berselancar
di
dunia
maya.


Cookie

adalah
berkas
teks
kecil
yang
dikirimkan
oleh
situs
web
dan
disimpan
di
perangkat
pengguna
melalui

browser
.
Berkas
ini
berisi
informasi
aktivitas
pengguna
di
suatu
situs,
seperti
preferensi,
data

login
,
hingga
riwayat
penelusuran.
Kehadiran

cookie

memungkinkan
situs
web
untuk
mengenali
pengunjung
dan
menghadirkan
layanan
yang
lebih
personal.



Baca
juga:

Bikin
CV
ATS
mudah
dengan
5
website
ini


Cara
kerja
cookie

Saat
pengguna
mengunjungi
sebuah
situs
web,
server
situs
akan
mengirimkan

cookie

berisi
data
pengenal
ke

browser

pengguna.
Data
ini
kemudian
disimpan
di
perangkat
pengguna
dalam
format
name-value
pair

atau
pasangan
nama
dan
nilai.
Saat
pengguna
kembali
mengakses
situs
tersebut
di
kemudian
hari,

browser

akan
mengirimkan
kembali
data

cookie

tersebut
ke
server,
sehingga
situs
dapat
mengingat
aktivitas
sebelumnya.


Cookie

dapat
menyimpan
informasi
seperti
nama
pengguna,
kata
sandi
yang
telah
disimpan,
preferensi
bahasa,
produk
yang
pernah
dilihat,
hingga

item

dalam
keranjang
belanja.
Dengan
demikian,
pengalaman
pengguna
menjadi
lebih
praktis
dan
efisien
tanpa
perlu
memasukkan
ulang
data
yang
sama
berulang
kali.


Jenis-jenis
cookie

Secara
umum,
terdapat
dua
jenis

cookie

yang
dikenal
dalam
dunia
komputasi:


1.
Magic
cookie

Merupakan
istilah
lama
dalam
dunia
komputasi
yang
merujuk
pada
paket
data
yang
ditukar
antara
program
tanpa
mengalami
perubahan.

Magic
cookie

biasa
digunakan
dalam
sistem

login

pada
jaringan
internal,
jauh
sebelum
internet
berkembang
seperti
sekarang.


2.
Cookie
HTTP

Diperkenalkan
pada
tahun
1994
oleh
Lou
Montulli,

cookie

HTTP
dikembangkan
berdasarkan
konsep

magic
cookie

untuk
digunakan
di
web
modern.

Cookie

ini
menjadi
jenis

cookie

yang
paling
umum
saat
ini,
dan
bertanggung
jawab
dalam
mengelola
sesi,
menyimpan
data

login
,
serta
mempersonalisasi
pengalaman
pengguna
di
situs
web.



Baca
juga:

Rekomendasi
daftar
website
resmi
untuk
mencari
magang


Fungsi
cookie


Cookie

memiliki
beberapa
fungsi
utama
dalam
mendukung
layanan
di
situs
web,
antara
lain:


  • Manajemen
    sesi


    Cookie

    membantu
    situs
    web
    mengenali
    pengguna
    dan
    mengingat
    informasi

    login

    serta
    preferensi
    mereka.
    Misalnya,
    pengguna
    tidak
    perlu
    kembali

    login

    jika
    sebelumnya
    sudah
    pernah
    masuk
    ke
    situs
    tersebut.

  • Personalisasi


    Cookie

    digunakan
    untuk
    menampilkan
    konten
    atau
    iklan
    yang
    disesuaikan
    dengan
    minat
    pengguna
    berdasarkan
    aktivitas
    sebelumnya.

  • Pelacakan

    Situs
    web
    dapat
    melacak
    produk
    atau
    halaman
    yang
    pernah
    dikunjungi
    pengguna
    untuk
    menyarankan
    konten
    serupa.

    Cookie

    juga
    digunakan
    untuk
    mengumpulkan
    data
    statistik
    seperti
    jumlah
    kunjungan
    dan
    durasi
    akses.


Aspek
privasi
dan
regulasi

Meski
sebagian
besar

cookie

aman
dan
bermanfaat,
keberadaannya
juga
dapat
memunculkan
kekhawatiran
terkait
privasi.
Beberapa

cookie

memungkinkan
pelacakan
aktivitas
pengguna
tanpa
sepengetahuan
mereka,
dan
dalam
beberapa
kasus,
dapat
dimanfaatkan
oleh
pihak
tidak
bertanggung
jawab
untuk
mengumpulkan
data
pribadi.

Karena
itu,
sejumlah
regulasi
telah
diberlakukan
untuk
mengatur
penggunaan

cookie
.
Undang-Undang
Privasi
Konsumen
California
(CCPA)
dan
Regulasi
Perlindungan
Data
Umum
Uni
Eropa
(GDPR)
mewajibkan
situs
web
untuk
memberi
tahu
pengguna
dan
meminta
persetujuan
sebelum
menyimpan

cookie

yang
bersifat
sensitif
di

browser
.


Cookie

menjadi
elemen
penting
dalam
penjelajahan
internet
modern,
baik
untuk
mempermudah
aktivitas
pengguna
maupun
untuk
efisiensi
pengelolaan
situs
web.
Namun,
penting
bagi
pengguna
untuk
memahami
fungsinya
dan
menyadari
implikasi
terhadap
privasi.

Melalui
pemahaman
cara
kerja
dan
tujuan
penggunaan

cookie
,
pengguna
internet
dapat
membuat
keputusan
yang
lebih
bijak
saat
menjelajahi
situs-situs
di
dunia
maya.



Baca
juga:

Google
tunda
pemblokiran
cookie
pelacakan
Chrome
hingga
2023



Baca
juga:

Mozilla
Firefox
akan
hadang
pelacak
iklan



Baca
juga:

Canton
Fair:
Inovasi “Smart
Home”
Menjadi
Sorotan
Utama

Pewarta:
Raihan
Fadilah
Editor:
Maria
Rosari
Dwi
Putri
Copyright
©
ANTARA
2025

Source