
Harian
bisnis
Nikkei
dan
media
lokal
lainnya
mengatakan
sebelumnya,
Honda
mengusulkan
untuk
menjadikan
Nissan
sebagai
anak
perusahaannya,
di
samping
rencana
sebelumnya
untuk
berintegrasi
di
bawah
perusahaan
induk
baru.
Diskusi
mengenai
pendirian
perusahaan
induk
itu
diluncurkan
pada
Desember,
namun
terhambat
karena
kedua
perusahaan
tidak
setuju
mengenai
rasio
integrasi
dan
persyaratan
lain,
tambah
surat
kabar
itu.
Saham
Nissan
anjlok
4,8
persen
sebelum
Bursa
Pasar
Tokyo
menghentikan
perdagangannya,
dan
mengatakan
bahwa
laporan
media
mengenai
pembatalan
merger
perlu
dijelaskan
lebih
lanjut.
Namun
saham
Honda
ditutup
naik
8,2
persen,
setelah
sempat
melonjak
hampir
12
persen.
Nissan
dan
Honda
sepakat
untuk
memulai
pembicaraan
mengenai
penggabungan
kekuatan
pada
Desember,
guna
menciptakan
produsen
mobil
terbesar
ketiga
di
dunia.
Hal
itu
dipandang
sebagai
upaya
untuk
mengejar
ketinggalan
dari
Tesla
dan
perusahaan
kendaraan
listrik
China.
[ps/jm]