Washington DC

Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), Dr Anthony Fauci, mengidentifikasi acara di Rose Garden Gedung Putih pada akhir September lalu saat mengumumkan calon hakim agung, sebagai acara ‘superspreadervirus Corona (COVID-19).

Seperti dilaporkan CBS News dan dilansir CNN, Sabtu (10/10/2020), Presiden Donald Trump menggelar acara yang dihadiri banyak orang di Rose Garden Gedung Putih pada 26 September lalu, untuk mengumumkan pencalonan Amy Coney Barrett sebagai hakim agung untuk Mahkamah Agung AS.

Acara itu digelar secara outdoor, namun para tamu undangan tampak tidak memakai masker dan tidak mempraktikkan panduan social distancing.

Beberapa orang yang menghadiri acara itu, termasuk mantan penasihat Trump, Kellyanne Conway dan mantan Gubernur New Jersey, Christ Christie, telah dinyatakan positif Corona. Christie bahkan diketahui sempat membantu Trump dengan persiapan debat capres pertama pada 29 September lalu.

“Saya pikir — datanya berbicara sendiri,” ucap Dr Fauci yang menjabat Direktur Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular (NIAID), saat ditanya soal kurangnya kesadaran memakai masker dalam acara-acara di Gedung Putih.

“Kita memiliki acara superspreader di Gedung Putih dan itu dalam situasi di mana orang-orang berkerumun dan tidak memakai masker. Jadi datanya berbicara sendiri,” jelasnya.

Trump sendiri dinyatakan positif Corona pada 1 Oktober lalu dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa hari, sebelum kembali ke Gedung Putih pada 5 Oktober. Pekan ini, Trump telah kembali menjalankan tugasnya seperti biasa dengan akses ke kantornya di Ruang Oval sangat dibatasi.

Source