
Pemimpin
Korea
Utara
Kim
Jong
Un
telah
memberikan
penghormatan
terakhirnya
di
sebuah
makam
keluarga
untuk
memperingati
hari
ulang
tahun
mendiang
ayahnya
dan
mantan
pemimpin
Kim
Jong
Il,
kata
media
pemerintah
KCNA
pada
hari
Senin
(17/2).
Hari
ulang
tahun
Kim
Jong
Il,
yang
jatuh
pada
tanggal
16
Februari,
dirayakan
secara
luas
sebagai
hari
libur
besar
di
Korea
Utara,
yang
disebut
Hari
Bintang
Cemerlang.
Namun,
ini
adalah
pertama
kalinya
dalam
empat
tahun
Kim
muda
mengunjungi
Istana
Matahari
Kumsusan
di
ibu
kota
Pyongyang,
yang
menyimpan
jenazah
ayah
dan
kakeknya
yang
telah
diawetkan,
untuk
memperingati
hari
ulang
tahun
tersebut.
Didampingi
oleh
Kim
Yo
Jong,
saudara
perempuannya,
dan
seorang
pejabat
senior
Partai
Buruh
yang
berkuasa,
di
antara
para
pembantu
lainnya,
Kim
Jong
Un
memberikan
penghormatan
“dengan
rasa
hormat
yang
paling
rendah
hati,”
kata
KCNA.
“Ia
menyatakan
keinginannya
yang
sungguh-sungguh
untuk
mengabdikan
dirinya
pada
perjuangan
suci
demi
kemakmuran
abadi
negara,
keamanan
rakyat,
dan
peningkatan
kesejahteraan
mereka,”
kata
kantor
berita
pemerintah
itu.
Dinasti
Kim
telah
memerintah
Korea
Utara
sejak
didirikan
setelah
Perang
Dunia
Kedua
dan
telah
berupaya
untuk
memperkuat
cengkeraman
mereka
pada
kekuasaan
dengan
membangun
kultus
kepribadian
di
sekitar
mereka,
meskipun
Kim
Jong
Un
telah
menunjukkan
tanda-tanda
semakin
berusaha
untuk
lebih
berdiri
sendiri
tanpa
bergantung
pada
para
pendahulunya.
Dalam
berita
lain,
KCNA
mengatakan
Kim
menghadiri
upacara
peletakan
batu
pertama
pada
hari
Minggu
(16/2)
dalam
tahap
akhir
proyek
kesayangannya
untuk
membangun
50.000
rumah
baru
di
Pyongyang.
Prakarsa
ambisius
tersebut
diluncurkan
pada
tahun
2021
sebagai
bagian
dari
rencana
lima
tahun
Kim
untuk
meningkatkan
ekonomi
dan
dirancang
untuk
mendistribusikan
sedikitnya
10.000
apartemen
baru
di
Pyongyang
setiap
tahun,
meskipun
sebagian
analis
mempertanyakan
kelayakannya
di
tengah
sanksi
internasional
dan
kesulitan
ekonomi.
Dalam
upacara
tersebut,
Kim
memuji
pekerja
konstruksi
dan
pejabat
karena
mencapai
kemajuan
pesat
tahun
lalu
dibandingkan
dengan
tahun
2020.
Dia
juga
menjanjikan
rencana
lain
untuk
terus
memperluas
kota.
Proyek
tersebut
akan
“mengantarkan
era
baru
kemakmuran
Pyongyang
di
mana
jalan-jalan
ideal
bagi
rakyat
yang
dapat
dibanggakan
di
dunia
dibangun
setiap
tahun,”
kata
KCNA.
[lt/rs]