Beijing (ANTARA) – Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) efektif berlaku  di Filipina sejak Jumat (2/6) yang dengan demikian kesepakatan ini sudah berlaku efektif untuk seluruh 15 negara anggotanya.

Implementasi penuh RCEP mencerminkan tekad dan langkah 15 anggotanya dalam mendukung sistem perdagangan multilateral yang terbuka, bebas, adil, inklusif, dan berbasis aturan, kata Kementerian Perdagangan China.

Kelima belas anggota RCEP adalah 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN),  China, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru. 

Kesepakatan RCEP ditandatangani pada November 2020 oleh 15 negara Asia-Pasifik setelah delapan tahun bernegosiasi. 

Kesepakatan itu mulai berlaku pada hari pertama 2022 sehingga menciptakan blok perdagangan terbesar di dunia.

Implementasi penuh ini menyuntikkan momentum yang kuat untuk integrasi ekonomi regional, meningkatkan secra penuh level liberalisasi, dan fasilitasi perdagangan dan investasi di Asia Timur, serta berkontribusi kepada pembangunan ekonomi regional dan  global yang stabil dalam jangka panjang, kata kementerian perdagangan China.

Pada 2022, perdagangan antara China dan anggota-anggota RCEP lainnya meningkat 7,5 persen secara tahunan menjadi 12,95 triliun yuan (Rp27.238 triliun), sementara investasi mereka di China, dalam penggunaan aktual, naik 23,1 persen menjadi 23,53 miliar dolar AS (Rp350 triliun).

Menurut kementerian perdagangannya itu, China bertekad untuk terus memastikan implementasi RCEP yang solid untuk memberikan peran penuh dalam memfasilitasi kerja sama rantai pasokan dan rantai industri, serta mempromosikan keterbukaan berstandar tinggi dan pembangunan berkualitas tinggi.

China juga akan bekerja sama dengan pihak lain untuk memenuhi kewajibannya, memperkuat mekanisme RCEP, meningkatkan secara menyeluruh implementasi kesepakatan tersebut, dan memberikan jaminan yang kuat untuk berkembang stablnya kerja sama RCEP, pungkas kementerian perdagangan China.

 

Pewarta: Xinhua
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Source