
Kementerian
Luar
Negeri
Kanada
mengatakan
bahwa
Kanada
dan
Amerika
Serikat
telah
menyelesaikan
negosiasi
mengenai
perjanjian
yang
akan
mempercepat
pengembangan
industri
peluncuran
ruang
angkasa
komersial
Kanada
dan
memberi
Kanada
teknologi
canggih
Amerika.
Perjanjian
Perlindungan
Teknologi
(Technology
Safeguards
Agreement),
yang
belum
ditandatangani,
memberi
Kanada
akses
terhadap
teknologi,
keahlian,
dan
data
peluncuran
ruang
angkasa
Amerika,
sekaligus
menjaga
teknologi
sensitif
Amerika.
Ratifikasi
perjanjian
tersebut
masih
menunggu
tinjauan
akhir
dan
otorisasi
dari
kedua
belah
pihak.
“Kesimpulan
dari
negosiasi
antara
Kanada
dan
Amerika
Serikat
berarti
bahwa
kita
selangkah
lebih
dekat
untuk
menyelesaikan
perjanjian
ini,
yang
jika
berlaku,
akan
memposisikan
negara
kita
menjadi
pemimpin
global
dalam
peluncuran
ruang
angkasa
komersial,”
kata
Menteri
Luar
Negeri
Kanada
Mélanie
Joly
dalam
sebuah
pernyataan.
Teknologi
peluncuran
ruang
angkasa
komersial
yang
termasuk
dalam
perjanjian
tersebut
akan
mendukung
upaya
Kanada
untuk
meningkatkan
kemampuan
perusahaan
swasta
dalam
meluncurkan
satelit
ke
luar
angkasa.
Hal
tersebut,
menurut
pernyataan
yang
dikeluarkan
oleh
lembaga
pemerintah
Transport
Canada,
akan
memberikan
manfaat
bagi
pasar
kerja,
perekonomian,
inovasi
penelitian,
dan
keamanan
nasional
Kanada.
Maritime
Launch,
perusahaan
yang
bertanggung
jawab
membangun
pelabuhan
antariksa
komersial
pertama
Kanada
di
Provinsi
Pantai
Timur
Nova
Scotia,
mengomentari
selesainya
negosiasi
dengan
Amerika.
“Perjanjian
bilateral
ini,
jika
berlaku,
akan
sangat
penting
untuk
membangun
sektor
luar
angkasa
yang
berkembang
di
Kanada,”
kata
Stephen
Matier,
presiden
dan
CEO
Maritime
Launch
Services,
dan
mantan
kontraktor
badan
antariksa
Amerika,
NASA.
“Pengumuman
hari
ini
merupakan
sinyal
yang
jelas
bahwa
Kanada
terbuka
untuk
bisnis
dan
berharap
dapat
menyambut
klien
AS
untuk
melakukan
peluncuran
dari
pelabuhan
antariksa
komersial
pertama
Kanada,
Spaceport
Nova
Scotia,”
tambahnya.
Amerika
memimpin
dunia
dalam
sektor
peluncuran
ruang
angkasa
swasta,
menyumbang
87%
dari
seluruh
investasi
swasta
khusus
peluncuran
pada
2023,
menurut
laporan
Komisi
Perdagangan
Internasional
Amerika.
“Sangat
menyenangkan
melihat
perusahaan
menginvestasikan
modal
mereka
terhadap
kemampuan
ruang
angkasa
komersial
yang
inovatif,
dan
kami
telah
melihat
bagaimana
kemitraan
semacam
ini
menguntungkan
sektor
swasta
dan
NASA,”
kata
Phil
McAlister,
direktur
penerbangan
luar
angkasa
komersial
di
Markas
Besar
NASA
di
Washington.
D.C.
“Perusahaan-perusahaan
tersebut
dapat
memanfaatkan
pengetahuan
dan
pengalaman
NASA
yang
luas,
dan
badan
tersebut
dapat
menjadi
pelanggan
atas
kemampuan
yang
termasuk
dalam
perjanjian
di
masa
depan.”
[ft/ah]