
Jakarta
(ANTARA)
–
Kunjungan
kenegaraan
Presiden
Prabowo
Subianto
ke
India
pada
25-26
Januari
2025
lalu
menjadi
momen
bersejarah,
di
mana
ia
diundang
sebagai
tamu
kehormatan
dalam
Peringatan
76
Tahun
Hari
Republik
India.
Hal
ini
menjadikan
Presiden
Prabowo
sebagai
pemimpin
RI
kedua
setelah
Ir.
Sukarno
yang
menerima
kehormatan
serupa.
Kehadiran
beliau
menegaskan
eratnya
hubungan
diplomatik
antara
Indonesia
dan
India
yang
telah
terjalin
selama
puluhan
tahun,
sekaligus
mencerminkan
komitmen
kedua
negara
untuk
memperkuat
kerja
sama
di
berbagai
bidang.
India
merupakan
mitra
strategis
bagi
Indonesia,
baik
dalam
bidang
ekonomi,
perdagangan,
maupun
investasi.
Sebagai
negara
dengan
populasi
terbesar
kedua
di
dunia,
India
berkontribusi
besar
terhadap
surplus
neraca
perdagangan
Indonesia,
dengan
nilai
ekspor
utama
seperti
produk
mineral,
besi
dan
baja,
serta
CPO.
Selain
itu,
investasi
India
di
Indonesia
terus
meningkat
hingga
mencapai
USD275,4
juta
pada
tahun
2023.
Baca
juga:
Indonesia
dan
India
perkuat
kemitraan
strategis
bidang
ekonomi
digital
Untuk
memperkuat
kerja
sama
bilateral,
Presiden
RI
Prabowo
Subianto
dan
Perdana
Menteri
India
Narendra
Modi
menyaksikan
penandatanganan
beberapa
nota
kesepahaman
(MoU)
di
Hyderabad
House,
New
Delhi.
Dalam
pertemuan
bilateral
tersebut,
kedua
pemimpin
membahas
tentang
berbagai
isu
strategis,
termasuk
perdagangan,
investasi,
pariwisata,
kesehatan,
energi,
keamanan,
kecerdasan
buatan,
dan
teknologi
digital.
Komitmen
ini
menunjukkan
keseriusan
kedua
negara
dalam
memperluas
dan
memperdalam
kerja
sama
demi
kepentingan
bersama
di
tingkat
regional
dan
global.
Lima
Kesepakatan
antara
Pemerintah
Republik
Indonesia
dan
Pemerintah
Republik
India:
1.
Kerja
Sama
kesehatan
Perjanjian
kerja
sama
tentang
Kerja
Sama
Kesehatan
antara
Kementerian
Kesehatan
Republik
Indonesia
dengan
Kementerian
Kesehatan
dan
Kesejahteraan
Keluarga
Republik
India.
Baca
juga:
RI-India
kerja
sama
perkuat
kompetensi
nakes
hingga
layanan
kesehatan
2.
Mutu
Obat
Tradisional
Perjanjian
kerja
sama
antara
Badan
Pengawas
Obat
dan
Makanan
(BPOM)
Republik
Indonesia
dengan
Komisi
Pharmacope
untuk
Obat-obatan
India
dan
Homeopati
Kementerian
Ayush
Republik
India
terkait
Mutu
Obat
Tradisional.
3.
Pengembangan
Digital
Perjanjian
kerja
sama
antara
Kementerian
Komunikasi
dan
Digital
Republik
Indonesia
dengan
Kementerian
Elektronik
dan
Teknologi
Informasi
Republik
India
tentang
Kerja
Sama
Pengembangan
Digital.
4.
Keselamatan
dan
Keamanan
Maritim
Perjanjian
kerja
sama
antara
Badan
Keamanan
Laut
Republik
Indonesia
dan
Penjaga
Pantai
India
tentang
Kerja
Sama
Keselamatan
dan
Keamanan
Maritim.
5.
Pertukaran
Budaya
Perjanjian
kerja
sama
dalam
Program
Pertukaran
Budaya
antara
Kementerian
Kebudayaan
Republik
Indonesia
dan
Kementerian
Kebudayaan
Republik
India
untuk
periode
2025-2028.
Baca
juga:
Menko
Polkam:
Kunjungan
Presiden
perkuat
kemitraan
Indonesia-India
Baca
juga:
AMII
jalin
kerja
sama
dengan
asosiasi
manajemen
investasi
India
Pewarta:
Allisa
Luthfia
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025