Kamboja pada Rabu (13/1) mengumumkan penundaan pertemuan ASEAN pertama di bawah kepemimpinan Kamboja untuk tahun 2022.

Pengumuman tersebut dirilis ditengah laporan adanya perbedaan di antara para anggota blok itu sehubungan kunjungan Perdana Menteri Hun Sen ke Myanmar minggu lalu, di mana dia tidak mengadakan pertemuan dengan para pemimpin demokrasi di negara itu.

Pertemuan untuk para menteri luar negeri, yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada minggu depan di Siem Reap, telah ditunda, demikian pengumuman Menteri Informasi Kamboja Khieu Kanharith.

“Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN yang tadinya dijadwalkan pada 18-19 Januari 2022 di provinsi Siem Reap telah ditunda,” ujar Khieu Kanharith dalam sebuah pernyataan di Facebook.

Ia menambahkan, alasan penundaan itu adalah karena banyak menteri luar negeri ASEAN yang mengalami “kesulitan melakukan perjalanan untuk menghadiri pertemuan tersebut.”

Penundaan ini secara efektif menunda dukungan resmi bagi Menteri Luar Negeri Prak Sokhonn sebagai Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar.

Perpecahan di dalam tubuh ASEAN seputar lawatan Hun Sen ke Naypyidaw dan undangan yang disampaikannya bagi menteri luar negeri junta militer Myanmar untuk hadir di pertemuan antar diplomat ASEAN diduga merupakan penyebab tidak hadirnya para menteri luar negeri dalam pertemuan pada minggu depan, demikian kata analis. [jm/em]

Source