
Jakarta –
Pemerintah China menyinggung tentang utang Amerika Serikat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang disebutnya mencapai lebih dari US$ 2 miliar. China menyerukan semua negara anggota PBB, termasuk AS untuk memenuhi kewajiban finansial mereka ke badan dunia tersebut.
Kantor misi AS untuk PBB bereaksi atas seruan China tersebut. Misi AS menyebut China “ingin sekali mengalihkan perhatian dari salah urus krisis COVID-19 dan menutup-nutupinya, dan ini adalah contoh lain.”
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (16/5/2020):
– China Singgung Utang AS ke PBB, Serukan Semua Negara Penuhi Kewajiban
Pemerintah China mengeluarkan pernyataan yang meminta semua negara anggota PBB untuk “secara aktif memenuhi kewajiban finansial mereka ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)”. China pun menekankan bahwa pemerintah Amerika Serikat berutang lebih dari US$ 2 miliar ke PBB.
“Hingga 14 Mei, total penilaian yang belum dibayar di bawah anggaran rutin PBB dan anggaran pemeliharaan perdamaian masing-masing mencapai 1,63 miliar dan 2,14 miliar dolar AS,” demikian pernyataan China mengutip laporan dari kantor Sekretaris Jenderal PBB dan pertemuan yang diadakan pada Kamis (14/5) waktu setempat.
“Termasuk tunggakan yang merentang selama beberapa tahun ke belakang, Amerika Serikat adalah debitur terbesar, berutang masing-masing 1,165 miliar dan 1,332 miliar dolar AS,” imbuh China dalam pernyataannya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/5/2020).
– Disinggung China Soal Utangnya ke PBB, Begini Tanggapan AS
Pemerintah China menyinggung tentang utang Amerika Serikat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang disebutnya mencapai lebih dari US$ 2 miliar. China menyerukan semua negara anggota PBB, termasuk AS untuk memenuhi kewajiban finansial mereka ke badan dunia tersebut.
Kantor misi AS untuk PBB bereaksi atas seruan China tersebut. Misi AS menyebut China “ingin sekali mengalihkan perhatian dari salah urus krisis COVID-19 dan menutup-nutupinya, dan ini adalah contoh lain.”
“Amerika Serikat baru-baru ini melakukan pembayaran US$ 726 juta untuk penilaian pemeliharaan perdamaiannya, dan akan membayar sebagian besar penilaiannya pada akhir tahun kalender,” imbuh kantor misi AS untuk PBB seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/5/2020).
– Rekor, Singapura Catat 1.275 Pasien Sembuh dari Corona dalam Sehari
Otoritas Singapura melaporkan 793 kasus baru infeksi virus Corona dalam waktu 24 jam terakhir. Dengan demikian, total jumlah kasus Corona di negeri Singa itu kini mencapai 26.891 kasus.
Dalam laporan hariannya pada Jumat (15/5) siang, Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) juga menyatakan bahwa total 1.275 pasien telah sembuh dan dibolehkan meninggalkan rumah sakit dalam sehari. Ini merupakan rekor baru angka kesembuhan harian di Singapura.