Athena

Otoritas Yunani melaporkan sebanyak 500 warga meninggal dunia karena terpapar virus Corona (COVID-19). Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis angkat bicara terkait hal itu.

“Saya harus meminta agar kami sangat berhati-hati,” ujar Kyriakos Mitsotakis dilansir AFP, Minggu (18/10/2020).

Pemerintah Yunani melakukan penguncian alias lockdown terhadap wilayah padat penduduk di Kozani. Diduga Kozani menjadi sumber penyebaran virus secara masif di Yunani.

Lockdown akan diberlakukan mulai hari ini hingga 29 Oktober. Bioskop, restoran, pengadilan, toko eceran, salon, dan gimnasium dilarang beroperasi.

Sebanyak 300 kasus baru muncul di daerah Kozani pada Oktober ini. Wilayah Kozani berjarak sekitar 475 kilometer (295 mil) di utara Athena, ibu kota Yunani.

“Data epidemiologi menunjukkan tekanan besar (penyebaran Corona) di daerah itu (Kozani),” kata Wakil Menteri Perlindungan Sipil Nikos Hardalias.

Lebih dari 100 warga yang positif Corona terdeteksi di Kozani pada minggu ini. Nikos Hardalias turut mengunjungi wilayah Kozani untuk mengecek situasi terkini daerah tersebut.

Nikos menambahkan lockdown tak hanya di Kozani, namun juga perlu diberlakukan di Ioannina. . Wilayah Ioannina juga memiliki lebih dari 100 kasus Corona baru pada minggu ini.

Diketahui, Pemerintah Yunani mengumumkan ada 25 ribu kasus Corona sejak Februari. 482 kasus di antaranya ditemukan dalam seminggu terakhir.

(isa/isa) Source