Jenewa

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa lebih dari 100 kasus virus Corona (COVID-19) resmi tercatat dalam cluster penularan baru di Beijing, China. WHO pun memperingatkan negara-negara untuk tetap waspada untuk kemunculan kembali virus Corona.

Seperti dilansir AFP, Selasa (16/6/2020), WHO menyatakan sejauh ini tidak ada kematian yang dilaporkan dalam cluster penularan Corona terbaru di ibu kota China itu. Namun, sebut WHO, melihat pada luas dan konektivitas wilayah Beijing, kemunculan cluster baru ini patut memicu kekhawatiran serius.

“Bahkan di negara-negara yang telah menunjukkan kemampuan untuk menekan penularan, negara-negara itu harus tetap waspada pada kemungkinan kemunculan kembali,” ujar Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam konferensi pers virtual.

“Pekan lalu, China melaporkan cluster kasus baru di Beijing, setelah lebih dari 50 hari tanpa satu kasus pun di kota itu. Lebih dari 100 kasus sekarang telah terkonfirmasi,” ungkapnya.

“Asal dan luas dari wabah ini sedang diselidiki,” imbuh Tedros.

Virus Corona pertama terdeteksi di Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Sejak saat itu, kasus penularan lokal terus menurun hingga nyaris mendekati nol saat pandemi Corona merajalela di negara-negara lain.

“Pemahaman saya adalah tidak ada kematian terkait (cluster baru di Beijing) sejauh ini,” ujar pimpinan teknis COVID-19 pada WHO, Maria Van Kerkhove, dalam konferensi pers di Jenewa.

Simak video ‘Muncul Klaster Baru Covid-19 di Beijing, 3 Pejabatnya Dipecat’:

Source