JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 12 Oktober 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 2.259 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4 juta orang sembuh atau tepatnya 4.067.684 orang (96,1%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang lagi sebanyak 1.074 kasus dan totalnya menurun menjadi 20.551 kasus (0,5%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 1.233 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.231.046 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 48 kasus dan kumulatifnya mencapai 142.811 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 261.731 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 424.799 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 1.322.923 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 102 juta orang atau 102.685.817 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 1.005.918 orang dan totalnya meningkat melebihi 59 juta orang atau angka tepatnya 59.411.498 orang. Serta penerima vaksin ke-3 bertambah 7.419 orang dan kumulatifnya melebihi 1 juta orang atau 1.034.141 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Tengah menambahkan 626 orang dan kumulatifnya 451.127 orang, diikuti Jawa Barat menambahkan 224 orang dan kumulatifnya 687.696 orang, DKI Jakarta menambahkan 203 orang dan kumulatifnya 844.711 orang, Jawa Timur menambahkan 143 orang dan kumulatifnya 366.605 orang serta Kalimantan Tengah menambahkan 132 orang dan kumulatifnya 43.632 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 278 kasus dan kumulatifnya 859.623 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 121 kasus dan kumulatifnya 397.016 kasus, Jawa Tengah menambahkan 116 kasus dan kumulatifnya 483.505 kasus, Jawa Barat menambahkan 93 kasus dan kumulatifnya 704.105 kasus serta Sulawesi Selatan menambahkan 60 kasus dan kumulatifnya 109.174 kasus.

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Tengah menambahkan 9 kasus dan kumulatifnya 30.012 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 6 kasus dan kumulatifnya 29.523 kasus, Kalimantan Timur menambahkan 5 kasus dan kumulatifnya 5.418 kasus, Aceh menambahkan 4 kasus dan kumulatifnya 2.021 kasus serta Lampung menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 3.790 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 42.366.580 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.848.372 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 32.819.914 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,73% dan positivity rate spesimen mingguan (3 – 9 Oktober 2021) di angka 0,86%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 34 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 181.176 orang dan kumulatifnya 28.367.503 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 24.136.457 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 179.943 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,68% dan positivity rate orang mingguan (3 – 9 Oktober 2021) di angka 0,73%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 13 Oktober 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

Source