Jakarta

Jaksa-jaksa Amerika Serikat mengajukan sejumlah dakwaan terhadap tiga demonstran yang dituduh melemparkan bom Molotov ke mobil-mobil polisi saat aksi demo anti-rasisme di New York. Jika terbukti bersalah atas dakwaan-dakwaan tersebut, para demonstran yang memprotes kematian George Floyd itu, terancam hukuman penjara seumur hidup.

Dakwaan, yang diajukan oleh jaksa federal di Brooklyn, menuduh Samantha Shader, Colinford Mattis, dan Urooj Rahman melempar alat peledak ke mobil polisi dalam dua insiden terpisah pada akhir Mei lalu.

Dalam kedua kasus itu, tidak ada yang terluka.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (13/6/2020):

– Sebagian Beijing Lockdown Lagi karena Ada Klaster Baru Corona

Sebagian wilayah Beijing, China menerapkan lockdown (penguncian) hari Sabtu ini, setelah enam kasus baru infeksi virus Corona dilaporkan. Klaster baru ini memicu kekhawatiran munculnya kembali penularan lokal virus Corona.

Pejabat-pejabat Beijing mengatakan dalam briefing media seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (13/6/2020), warga di 11 kawasan permukiman di distrik Fengtai, Beijing selatan dilarang meninggalkan rumah mereka setelah kebanyakan kasus baru Corona itu terkait dengan pasar daging di dekat situ.

Kasus pertama COVID-19 di Beijing dalam dua bulan tersebut, mengaku telah mendatangi pasar daging Xinfadi pekan lalu dan tidak bepergian ke luar kota baru-baru ini.

– Trump Sebut Teknik Polisi Menekan Leher Tersangka Kadang Diperlukan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan metode kontroversial menekan leher yang digunakan sejumlah polisi AS untuk melumpuhkan tersangka sebaiknya dilarang secara “umum”, namun mungkin diperlukan dalam situasi yang berbahaya.

“Jika seorang polisi terlibat dalam perkelahian sengit dan dia meraih seseorang… Anda harus berhati-hati,” ujar Trump.

Dia melanjutkan, “konsep menekan leher [tersangka] terdengar sangat murni, betul-betul sempurna.”

Namun, menurut Trump, melarang metode ini — seperti tuntutan para demonstran di seluruh AS akibat ulah keji polisi yang memicu tewasnya George Floyd usai lehernya ditekan lutut polisi — akan lebih bagus.

Tonton juga ‘Gaung Black Lives Matter Bergema di Israel’:

[Gambas:Video 20detik]

Source