
Jakarta –
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez akan mengusulkan akan memperpanjang masa darurat nasional selama satu bulan ke depan. Usulan itu akan segera disampaikan kepada parlemen.
“Ini akan menjadi periode terakhir penetapan keadaan darurat dan akan berlanjut sampai akhirnya mulai membuka diri. Alasannya, bukan hanya selama 15 hari perpanjangan, ini akan menjadi sekitar satu bulan,” kata Sanzhez dalam sebuah televisi seperti dilansir AFP, Sabtu (16/5/2020).
Jika disetujui parlemen, keadaan darurat yang akan berakhir 24 Mei tersebut akan diperpanjang hingga akhir Juni mendatang.
Spanyol mulai melakukan lockdown pada 14 Maret lalu untuk memperlambat penyebaran virus Corona. Hingga saat ini lebih dari 230.000 penduduk Spanyol telah terinfeksi virus Corona, dengan kasus kematian sekitar 27.000 kasus.
Pemberlakuan lockdown itu telah diperpanjang selama 4 kali, di mana pemerintah melakukan pembatasan yang paling ketat terhadap negara yang berpenduduk sekitar 47 juta jiwa itu. Meskipun saat ini telah dilakukan beberapa pelonggaran secara bertahap dan akan selesai pada akhir Juni.